Konten dari Pengguna

Bunyi dan Contoh Soal Hukum Lavoisier

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Soal Hukum Lavoisier (Foto: Hans Reniers | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Soal Hukum Lavoisier (Foto: Hans Reniers | Unsplash.com)

Kimia adalah salah satu mata pelajaran yang sudah dipelajari sejak SMP dan menjadi pelajaran wajib bagi siswa SMA yang memilih jurusan IPA. Siswa akan diajarkan berbagai hukum kimia seperti hukum Lavoisier. Kalian bisa mempelajari contoh soal hukum Lavoisier dalam artikel ini.

Selain contoh soal, kalian juga wajib mengetahui bagaimana bunyi hukum Lavoisier. Simak penjelasannya berikut ini.

Baca juga: 5 Hukum Dasar Kimia yang Perlu Kamu Ketahui

Bunyi serta Contoh Soal Hukum Lavoisier

Ilustrasi Bunyi serta Contoh Soal Hukum Lavoisier (Foto: Jeshoots.com | Unsplash.com)

Ilmu kimia semakin berkembang seiring dengan majunya teknologi. Berbagai eksperimen yang dilakukan para ahli kimia menghasilkan teori-teori tentang perhitungan zat. Setelah diuji dan dibuktikan, teori-teori tersebut akhirnya dijadikan sebagai hukum dasar kimia dan salah satunya adalah hukum Lavoisier.

Dikutip dari Praktis Belajar Kimia 1: untuk Kelas X SMA/MA oleh Rahayu (2009), orang yang menemukan hukum Lavoisier adalah seorang ahli kimia Prancis bernama Anthony Laurent Lavoisier.

Beliau melakukan percobaan dengan menimbang massa zat sebelum dan setelah reaksi pemanasan oksida raksa. Hasilnya adalah terjadi pengurangan massa oksida raksa. Menurut Lavoisier, ketika oksida raksa dipanaskan menghasilkan gas oksigen, massa dari oksida raksa berkurang.

Lavoisier juga bisa membuktikan sebaliknya, jika sebuah logam dipanaskan di udara, maka massanya akan bertambah sesuai dengan jumlah oksigen yang diambil dari udara. Kesimpulan Lavoisier ini dikenal dengan nama Hukum Kekekalan Massa.

Hukum Lavoisier berbunyi:

Pada setiap reaksi kimia, massa zat-zat yang bereaksi adalah sama dengan massa produk reaksi.

Hukum Lavoisier juga bisa diungkapkan sebagai berikut:

  • Materi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.

  • Dalam setiap reaksi kimia tidak dapat dideteksi perubahan massa.

Berikut ini contoh soal hukum Lavoisier untuk lebih memahami materi ini:

1. Unsur hidrogen dan oksigen bereaksi membentuk air (H2O) dengan perbandingan 1 : 8. Jika diketahui massa hidrogen yang bereaksi 10 gram, hitunglah berapa massa air yang dihasilkan!

Jawab:

massa H : massa O = 1 : 8

massa hidrogen yang bereaksi = 10 gram

sehingga perbandingannya 10 gram : massa O = 1 : 8

massa O = 8/1 x 10 gram = 80 gram

Jadi, massa air yang dihasilkan = 10 gram + 80 gram = 90 gram.

2. Sebanyak 10 gram belerang direaksikan dengan 10 gram oksigen sehingga membentuk gas belerang dioksida. Apabila reaksi berlangsung secara sempurna maka massa belerang dioksida yang dihasilkan adalah..

Jawab:

Belerang + gas oksigen ⇒ gas belerang dioksida

Massa belerang + massa oksigen = massa belerang dioksida

10 gram + 10 gram = massa belerang dioksida

massa belerang dioksida = 20 gram.

Itulah ulasan tentang bunyi dan contoh soal hukum Lavoisier untuk menambah bahan belajar kalian. Selamat belajar! (KRIS)