Bunyi Hukum Permintaan dalam Ilmu Ekonomi beserta Contoh Penerapannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hukum permintaan merupakan salah satu hukum yang dibahas dalam Ilmu Ekonomi. Hukum permintaan dapat dijumpai dalam berbagai kegiatan ekonomi di sekitar kita. Bagaimana bunyi hukum permintaan? Simak penjelasan lengkapnya beserta contoh penerapannya dalam kehidupan dalam ulasan berikut.
Bunyi Hukum Permintaan dalam Ilmu Ekonomi beserta Contoh Penerapannya
Dalam kehidupan sehari-hari, setiap individu tentu memiliki kebutuhan-kebutuhan tertentu yang perlu dipenuhinya. Hal ini rupanya memicu timbulnya permintaan akan barang atau jasa tertentu sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pembahasan mengenai permintaan yang muncul di tengah-tengah masyarakat ini rupanya dikaji dalam Ilmu Ekonomi. Apa itu hukum permintaan?
Pembahasan lengkap mengenai pengertian permintaan dalam ilmu Ekonomi disebutkan dalam buku berjudul Pengantar Ekonomi Mikro yang ditulis oleh Arwin, S.E.,M.Si (2020:16) bahwa permintaan dalam ilmu Ekonomi dapat diartikan sebagai jumlah barang atau jasa yang rela dan mampu dibeli oleh konsumen atau pelanggan pada berbagai kemungkinan harga selama periode tertentu dengan asumsi faktor-faktor lainnya dianggap tetap atau ceteris paribus.
Lebih lanjut, dalam buku tersebut juga disebutkan bahwa berdasarkan daya beli konsumen, permintaan dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain:
Permintaan absolut: permintaan yang tidak disertai oleh kemampuan atau daya beli konsumen.
Permintaan potensial: permintaan yang disertai dengan kemampuan seseorang atau kelompok untuk membeli suatu barang atau jasa, akan tetapi kemampuan tersebut tidak dipergunakan untuk membeli sejumlah barang atau jasa yang dibutuhkan
Permintaan efektif: permintaan yang disertai dengan kemampuan seseorang atau kelompok untuk membeli suatu barang atau jasa dan juga telah dipergunakan untuk membeli sejumlah barang atau jasa yang dibutuhkan
Berdasarkan pembahasan tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa dalam hukum permintaan, jumlah barang memiliki pengaruh pada jumlah permintaan. Hal ini sesuai dengan bunyi hukum permintaan menyatakan bahwa, “suatu harga barang ataupun jasa mengalami penurunan, maka jumlah permintaan akan terus naik. Namun sebaliknya, jika harga barang naik maka permintaan akan turun”
Hukum permintaan ini berlaku dalam berbagai kegiatan sehari-hari. Contoh penerapan hukum permintaan adalah saat suatu produk dijual dengan promo besar-besaran, maka jumlah permintaan akan meningkat. Sebaliknya, jika suatu barang mengalami kenaikan harga, maka masyarakat akan beralih menggunakan produk alternatif yang lebih murah.
Itu dia pembahasan lengkap mengenai bunyi hukum permintaan lengkap dengan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfaat! (DAP)
