Bunyi Hukum Snellius tentang Pembiasan Cahaya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cahaya adalah sesuatu yang sering kita jumpai sehari-hari. Sebagai contoh, kita akan menemukan cahaya dari matahari di siang hari atau bahkan kita bisa menemukan cahaya di rumah kita sendiri, yakni cahaya lampu. Nah, ternyata cahaya itu mempunyai beberapa sifat. Salah satu sifat cahaya tersebut adalah pembiasan. Bila kamu pernah mencoba meletakkan sendok ke gelas yang setengahnya berisi air lalu sendok tersebut terlihat patah, nah itulah efek dari pembiasan cahaya. Di dalam ilmu Fisika sendiri, ada satu hukum mengenai pembiasan yang biasa dibahas. Hukum tersebut adalah hukum Snellius. Berikut bunyi hukum Snellius tersebut.
Bunyi Hukum Snellius
Hukum Snellius dicetuskan oleh seorang ilmuwan dalam bidang Astronomi dan Matematika, yakni Willebrord Snel van Royen atau biasa dikenal sebagai Willebord Snellius. Ia adalah seorang ilmuwan ternama dari Belanda dan lulus dari universitas ternama pula, yakni Universitas Leiden.
Snellius kini populer akan beberapa hal seperti namanya dijadikan sebagai kawah di Bulan, yakni kawah Snellius, dan juga menjadi nama sebuah kapal milik Angkatan Laut Belanda. Di samping itu, ia memang cukup terkenal karena hukum Snelliusnya yang berkaitan dengan pembiasan cahaya. Berikut bunyi hukum Snellius tentang pembiasan seperti yang dikutip dalam buku Kamus Sains untuk SD/MI oleh Lilih Hidayat Setiawan (2018:126):
Sinar datang, normal, dan sinar bias terletak pada sebuah bidang datar.
Sinar datang dari medium yang kurang rapat ke medium yang lebih rapat dibiaskan mendekati normal. Sebaliknya sinar datang dari medium yang rapat ke medium yang kurang rapat, dibiaskan menjauhi normal.
Di samping itu, ada juga hukum Snellius lainnya yang berbunyi “Perbandingan antara sinus sudut dari cahaya datang (i) dengan sinus sudut dari cahaya bias (r) adalah suatu bilangan yang tetap. Bilangan tetap inilah yang menunjukkan indeks bias.”
Meskipun hukum Snellius ini sudah dinyatakan sejak ratusan tahun yang lalu, namun hukum ini masih dipakai dan dijadikan dasar ilmu Fisika, terutama dalam hal pembiasan cahaya.
Itulah isi hukum Snellius. Semoga dapat membantu kamu dalam memahami Fisika. (LOV)
