Bunyi Istighfar Taubat Nasuha Beserta Keutamaannya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rasulullah telah menganjurkan kepada umatnya untuk sebanyak mungkin membaca kalimat taubat yakni istighfar. Kalimat taubat yang mudah untuk ditunaikan, tetapi memiliki ganjaran yang begitu besar. Allah akan mengampuni dosa-dosa hambanya yang betul-betul bertaubat dan senantiasa beristighfar. Selain itu, istighfar juga dapat melancarkan rezeki dan menenangkan hati. Allah sangat menyukai hambanya yang gemar berdoa serta memohon ampun. Sebagai manusia yang tak pernah luput dari lilitan dosa, maka sudah sepatutnya istighfar dijadikan sebagai kebiasaan yang dilakukan tiap hari. Bunyi istighfar taubat nasuha beserta keutamaan yang terkandung di dalamnya dapat dipelajari dalam ulasan berikut ini.
Bunyi Istighfar Taubat Nasuha dan Keutamaannya
Al-Ghaffar ialah Tuhan Yang Maha Pengampun. Allah senantiasa menanti hambanya menengadahkan tangan sembari berdoa memohon ampunan. Ampunan Allah sangatlah luas, maka jangan sampai terlambat untuk bertaubat. Jadikan bacaan istighfar taubat nasuha sebagai kebiasaan sehari-hari, sehingga akan dirasa kurang jika satu hari saja tanpa mengucapkan istighfar.
Diriwayatkan dalam hadits tentang batas Allah dalam menerima taubat seorang hamba,
“Sesungguhnya Allah menerima taubat seorang hamba selama (nyawa) belum sampai kerongkongan” (H.R At-Tirmidzi, Ibnu Majah)
Bacaan istighfar yang dapat dibaca setelah malaksanakan sholat taubat, sholat 5 waktu dan sholat sunah:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْه
Astaghfirullohal ‘azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyum wa atubu ilaih.
Artinya: "Aku meminta ampunan kepada Allah yang Maha Agung, tiada tuhan selain Dia yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.”
Sayyidul istighfar yang sering dibaca oleh Rasulullah SAW:
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكُ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوْذُ بِكَ مِن شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكِ َعَلَيَّ ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فاَغْفِر لِيْ فَإِنهَّ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ
Allahumma anta robbi la illa ha illa anta kholaqtani wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mas tatho’tu a’udzubika min syarri ma shona’tu abu u laka bini’matika ‘alayya wa wa abu u dibdzanbi fahgfirli fa innahu la yaghfirudz dzunaba illa anta.
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau yang telah menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Dan aku atas tanggungan dan janji-Mu selama aku masih mampu. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat yang Kau berikan kepadaku. Aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau."
Keutamaan membaca istighfar taubat nasuha:
“Dan beristighfarlah kepada Tuhan kalian serta bertaubatlah kepadaNya, niscaya ia akan memanjangkan kehidupanmu dalam kehidupan yang baik (indah) sampai waktu yang telah ditentukan (ajal)” (Q.S Huud:3)
Dikutip dari buku Sukses Dunia Akhirat dengan Istighfar dan Taubat (2011 :39) , para ulama ahli tafsir menjelaskan manfaat serta keutamaan istighfar dalam Q.S. Huud ayat 3, yaitu:
Allah limpahkan manfaat-manfaat yang banyak dalam kehidupannya
Allah lapangkan rezekinya
Allah jadikan hidupnya penuh dengan kenikmatan
Allah berikan kepadanya taufi untuk bersikap qona’ah (menerima keadaannya dengan rida) dan tidak bersedih terhadap hal-hal yang tidak dimilikinya
Allah tidak akan membinasakan orang-orang yang beristighfar (orang beriman) secara keseluruhan seperti binasanya umat-umat terdahulu.
Allah berikan taufik agar manusia selalu menghadapkan hati dan tawakalnya kepada Allah semata
Allah berikan kepadanya kenikmatan hidup, keamanan, taufik untuk bersyukur (rida) terhadap kemudahan yang didapatkan serta sabar atas musibah
Doa istighfar taubat nasuha berupa bacaan istighfar dan sayyidul istighfar yang telah dipaparkan pada ulasan di atas, sangat dianjurkan untuk diamalkan tiap harinya. Agar hidup lebih tenang dan dosa-dosa berguguran karena rahmat Allah SWT. (RHM)
