Bunyi Piagam Jakarta Hasil Rapat Panitia Sembilan

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia merupakan negara yang memiliki sejarah panjang, terutama untuk mendapatkan kemerdekaannya. Salah satu peristiwa penting adalah rapat yang menghasilkan Piagam Jakarta. Coba tuliskan bunyi Piagam Jakarta hasil dari rapat panitia sembilan.
Piagam Jakarta inilah yang pada akhirnya menjadi cikal bakal terbentuknya dasar negara Indonesia yaitu Pancasila. Dasar negara ini masih dipakai hingga saat ini dan harus dipahami oleh seluruh warga negara Indonesia.
Tuliskan Bunyi Piagam Jakarta Hasil dari Rapat Panitia Sembilan! Ini Jawabannya
Dikutip dari laman kemdikbud.go.id, Piagam Jakarta atau dikenal juga dengan The Jakarta Charter merupakan kesepakatan bersama antara kelompok Islam dan kelompok nasionalis dalam proses pengesahan Pancasila sebagai dasar negara.
Perlu diketahui bahwa piagam ini ditandatangani pada tanggal 22 Juni 1945, artinya sebelum Indonesia mengumumkan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945. Piagam ini merupakan keputusan yang dibentuk oleh panitia kecil.
Panitia kecil tersebut merupakan bagian dari Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang terdiri dari sembilan orang sehingga dikenal dengan panitia sembilan.
Panitia sembilan tersebut terdiri dari Abikusno Tjokrosujoso, Abdul Kahar Muzakkir, Agus Salim, dan Wahid Hasjim yang mewakili kelompok Islam, serta Sukarno, Mohammad Hatta, Achmad Subarjo, Muhammad Yamin, dan A.A Maramis sebagai representasi golongan nasionalis.
Sekarang coba tuliskan bunyi Piagam Jakarta hasil dari rapat Panitia Sembilan! Rumusan Piagam Jakarta secara ringkas berisikan empat hal pokok:
Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
Kemanusiaan yang adil dan beradab
Persatuan Indonesia
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Namun, perlu diingat bahwa Piagam Jakarta tersebut tidak langsung disahkan menjadi Pancasila. Pasalnya, ada beberapa perdebatan khususnya pada sila pertama yang dianggap hanya merepresentasikan umat Islam saja.
Setelah melalui diskusi panjang akhirnya ada perubahan pada sila pertama Piagam Jakarta menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa. Setelah semua sepakat maka disahkan menjadi Pancasila dan dasar negara Indonesia.
Baca juga: Argumentasi yang Menjelaskan Bahwa Sila-Sila Pancasila Memiliki Keterkaitan
Demikian adalah pembahasan mengenai pertanyaan tuliskan bunyi Piagam Jakarta hasil dari rapat panitia sembilan yang pada akhirnya menjadi Pancasila. (WWN)
