Konten dari Pengguna

Cara Buat Surat Resign secara Baik dan Benar beserta Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membuat surat resign secara baik dan benar. Foto: unsplash.com/alvaroserrano
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membuat surat resign secara baik dan benar. Foto: unsplash.com/alvaroserrano

Setiap pekerjaan pasti ada hal suka dan duka. Namun apabila tidak ada sesuai dengan keinginan dan hanya sebatas terpaksa, maka resign atau mengundurkan adalah jalan yang dapat dipilih. Meski demikian, bukan berarti jika pekerjaan tidak sesuai dengan keinginan langsung pergi tanpa pemberitahuan. Untuk meninggalkan pekerjaan haruslah dengan cara profesional, salah satunya dengan surat resign. Bagi Anda yang hendak mengundurkan diri dari sebuah pekerjaan namun belum mengetahui cara buat surat resign secara baik dan benar dan contohnya, simak penjelasan berikut!

Cara Buat Surat Resign secara Baik dan Benar beserta Contohnya

Dikutip dari buku Kompensasi & Sop Pemberhentian Tenaga Kerja Berdasarkan Aturan Pemerintah karya Meimei (2021:46), resign atau pengunduran diri merupakan suatu bagian dari pemutusan hubungan kerja di mana dalam hal ini pemutusan kerja dilakukan oleh karyawan dengan persetujuan oleh atas. Hal ini didasarkan oleh asas kebebasan berkontrak dalam perjanjian kerja.

Surat resign menjadi simbol berhentinya seorang karyawan secara resmi. Sebab, mengundurkan diri dari sebuah perusahaan tidak cukup lewat lisan, namun juga perlu menunjukkan profesionalitas dan sebagai syarat administrasi baik untuk karyawan maupun perusahaan.

Untuk membuat surat resign, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan, yakni:

1. Bahasa yang Baik dan Sopan

Gunakanlah bahasa yang baik dan sopan untuk menjaga nama baik Anda. Sebab perusahaan memiliki banyak koneksi. Anda bisa bekerja di perusahaan baru namun memiliki citra yang buruk karena koneksi dari perusahaan sebelumnya.

2. Alasan yang Logis

Jelaskanlah alasan Anda hendak mengundurkan diri secara singkat dan jelas. Tak perlu menjelaskan panjang lebar.

3. Ucapkan Terima Kasih

Salah satu hal yang harus dicantumkan dalam membuat surat resign adalah rasa terima kasih. Hal ini dapat membuat Anda lebih profesional dan rendah hati.

4. Permohonan Maaf

Selain itu, permohonan maaf juga wajib Anda cantumkan dalam membuat surat resign. Anda bisa menjelaskan permohonan maaf karena melakukan kesalahan ataupun tidak bisa melaksanakan pekerjaan sesuai ekspektasi.

Format Surat Resign

Adapun forman dalam menuliskan surat resign yaitu:

  1. Nama lengkap dan alamat perusahaan

  2. Salam pembuka

  3. Nama terang, kota dan tanggal

  4. Alasan mengapa Anda ingin mengundurkan diri dari pekerjaan tersebut

  5. Cantumkan tanggal jelas kapan Anda mulai tidak aktif atau mengundurkan diri dari perusahaan tersebut

  6. Tuliskan ucapan maaf dan terima kasih kepada pihak perusahaan

  7. Terakhir, tuliskan salam penutup dan tanda tangan

Ilustrasi surat untuk resign dari sebuah pekerjaan. Foto: unsplash.com/tphocus

Contoh Surat Resign

Jakarta, 12 Desember 2021

Kepada Yth. Pimpinan PT ...............

di Jakarta

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: …….........

Jabatan: ………...

Nomor ID: ……..

Melalui surat pernyataan ini, saya berniat untuk mengajukan permohonan pengunduran diri saya dari jabatan ...... di perusahaan .... Terhitung mulai tanggal ....... (tanggal/bulan/tahun).

Sebelumnya, saya ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu karena sudah memberikan saya kesempatan untuk dapat bekerja, belajar, dan berkembang di perusahaan Bapak/Ibu.

Selain itu, saya juga ingin mengucapkan rasa terima kasih kepada para rekan-rekan kerja saya di sini yang telah berjuang bersama.

Saya juga ingin mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena saya tidak lagi menjadi bagian dari perusahaan Bapak/Ibu.

Saya pun juga ingin memohon maaf atas segala kesalahan saya yang telah terjadi yang meninggalkan kesan buruk di hati Bapak/Ibu.

Semoga, perusahaan Bapak/Ibu terus berkembang.

Demikian surat pengunduran diri ini saya dibuat dengan kesadaran dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Hormat saya,

tanda tangan

(nama terang)

Perlu diperhatikan, setiap perusahaan memiliki kebijakan tertetu. Maka dari itu, ikutilah kebijakan yang berlaku di perusahan tempat Anda bekerja. (MZM)