Cara Daftar dan Syarat Umroh Terbaru 2022

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Haji dan umrah di tengah pandemi tahun 2022 telah dibuka oleh pemerintah. Jamaah harus mentaati cara daftar serta syarat umroh dan haji. Lalu bagaimana syarat umrah dan haji di tengah pandemi seperti saat ini? Bagaimana cara daftarnya?
Dikutip dalam buku Cara Mudah Berbisnis Umrah dan Haji Plus karya Iwan Giwangkara (2020: 40), umrah adalah berziarah atau berkunjung ke Baitullah untuk melaksanakan serangkaian rukun dan sunahsunah umrah. Ibadah umrah dimulai dengan berihram dari miqat makani, kemudian masuk Mekkah melakukan thawaf.
Berikut adalah cara daftar dan syarat umroh terbaru 2022 yang perlu dipahami calon jamaah:
Dilansir dalam laman kemenag.go.id, menjelaskan bahwa Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI telah menerbitkan surat edaran dengan nomor: B-04008/DJ/DT.II.3/Hj.9/01/2022 tentang penyelenggaraan ibadah Umrah 1443 H.
Cara Daftar dan Syarat Umroh Terbaru 2022
Cara Daftar Umroh
Dilansir dari laman travelumrahhaji.co.id, inilah cara mendaftar umroh:
Pilih Jadwal dan Paket Umroh
Berikan list nama calon jamaah
Kirim/Serahkan fotokopi KTP dan KK
Kirim/Serahkan fotokopi Paspor jika sudah punya
Bayar DP Rp 5 Jt / orang Paket Reguler
Bayar DP Rp 10 Jt / orang Paket Plus
Pembayaran Bisa Cash ke Kantor atau transfer ke Rekening Resmi Perusahaan.
Syarat Umroh
Ada beberapa poin yang harus diperhatikan para jamaah umrah sebelum berangkat agar tetap aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah. Persyaratan yang harus diperhatikan ada tiga (3) hal yaitu:
1. Sebelum keberangkatan
a. Hanya jamaah yang telah berusia 18-65 tahun, telah divaksinasi dosis lengkap dan memiliki hasil RT-PCR negatif.
b. Skema keberangkatan dengan menggunakan pesawat direct flight, menggunakan satu pesawat berisi jamaah umrah, tanpa ada penumpang umum.
c. Screening kesehatan terpusat dilakukan sebelum jamaah berangkat, dengan memastikan kesehatan jamaah, sertifikat vaksin yang valid, dan RT-PCR dilakukan bersamaan, dilakukan oleh laboratorium yang telah diakui dan diawasi oleh Kementerian Kesehatan.
d. Jamaah dikonsntrasikan terpusat pada satu lokasi sebelum keberangkatan untuk melakukan screening kesehatan di Asrama Haji Pondok Gede selama 1x24 jam sebelum berangkat.
e. Pada waktu yang ditentukan, jamaah diberangkatkan ke Bandara Soekarno Hatta, masuk pesawat melalui gedung VVIP terminal 1 Bandara Soekarno Hatta.
2. Saat di Arab Saudi
a. Jamaah wajib karantina selama 3 hari (Mengikuti kebijakan Arab Saudi) dimulai saat tiba di Arab Saudi, setelah 48 jam karantina jamaah di PCR
b. Pelaksanaan ibadah umrah selama 9 hari (termasuk perjalanan PP).
c. Akomodasi diisi 2 orang/kamar, makan diasjikan dalam kemasan dan transfortasi mengikuti ketentuan Arab Saudi.
d. Umrah dilaksanakan 1 kali, sholat di Masjidil Haram melalui etarma dan bebas melakukan sholat 5 waktu di Masjid Nabawi.
e. Jamaah wajib melakukan RT-PCR sebelum kepulangan, hanya dengan hasil negative yang diperbolehkan pulang ke tanah air.
3. Saat Tiba di Indonesia
a. Jamaah wajib melakukan RT-PCR sesaat tiba di Bandara Soekarno Hatta.
b. Jamaah wajib melakukan karantina setelah perjalanan luar negeri mengikuti ketentuan Satgas covid-19 (saat ini 10x24 jam) di hotel yang telah dipilih PPIU dan mendapatkan legalisasi dari Satgas covid-19.
c. Jamaah wajib melakukan RT-PCR pada hari keenam karantina, jika hasilnya negative boleh pulang ke domisili masing-masing, jika positif dirujuk kembali ke wisma isolasi oleh Satgas covid-19.
Demikianlah penjelasan mengenai syarat melaksanakan umrah tahun 2022 yang harus ditaati oleh para jamaah. Semoga untuk yang akan melaksanakan umrah dan senantiasa diberikan kelancaran. (UMI)
