Cara Melaksanakan Shalat Jenazah yang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu peristiwa yang sangat mengharukan dan seringkali mengejutkan adalah kecelakaan pesawat yang menyebabkan kematian penumpangnya. Bagi yang Islam, adapun cara melaksanakan shalat jenazah bagi korban yang tewas dalam kecelakaan pesawat udara.
Melaksanakan shalat jenazah bagi orang yang meninggal dalam kecelakaan pesawat memiliki beberapa tata cara yang khusus, mulai dari niat hingga salam. Hal ini dilakukan karena kematian seseorang merupakan momen penting yang perlu mendoakannya dengan baik.
Cara Melaksanakan Shalat Jenazah bagi Korban yang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Udara.
Cara melaksanakan shalat jenazah bagi korban yang tewas dalam kecelakaan pesawat udara dengan shalat ghaib. Hal ini dilakukan karena mayat yang jauh terletak dari lokasi atau sudah tidak ditemukannya jenazah, sehingga diharuskan shalat ghaib.
Mengutip dari buku Panduan Shalat Lengkap (Wajib & Sunah), Saiful Hadi El Sutha, (2012), shalat ghaib adalah shalat jenazah yang dilakukan terhadap keluarga dan orang-orang tertentu yang meninggal dunia di tempat jauh, sehingga jenazah tidak ada di hadapan orang shalat. Adapun tata cara shalatnya, sebagai berikut.
1. Niat
Berdirilah di belakang imam dan niatkan dalam hati:
Bagi laki-laki: "Ushalli 'alāl mayyitil ghā'ibi arba'a takbīrātin fardha kifāyatin lillāhi ta'ālā." (Aku menyengaja sembahyang jenazah gaib empat takbir fardhu kifayah karena Allah Swt.)
Bagi perempuan: "Ushalli 'alāl mayyitatil ghā'ibati arba'a takbīrātin fardha kifāyatin lillāhi ta'ālā." (Aku menyengaja sembahyang jenazah gaib empat takbir fardhu kifayah karena Allah Swt.)
2. Takbir Pertama
Membaca takbiratul ihram sambil mengangkat kedua tangan.
Membaca doa iftitah seperti pada salat biasa.
Membaca surat Al-Fatihah.
3. Takbir Kedua
Mengangkat tangan seperti takbir pertama.
Membaca sholawat nabi: "Allahumma sholli alaa muhammad wa ala aali muhammad. Kamaa shollaita ala ibroohim wa ala aali ibroohim. Wa baarik ala muhammad wa ala aali muhammad. Kamaa baarokta ala ibroohim wa ala aali ibroohim. Innaka hamidun majiid."
4. Takbir Ketiga
Mengangkat tangan takbir.
Membaca doa: " Allahummagfir lahuu warhamhu wa'aafihi wa'fu 'anhu wa akrim nuzulahuu wa wassi' madhkhalahuu waghsilhu bil maa-i-wats-tsalji walbaradi wa naqqihii minal-khathaayaa kamaa yunaqqats tsaubul-abyadhu minad-danasi wa abdilhu daaran khairan min daarihii wa ahlan khairan min ahlihii wa raujan khairan min zaujihi waqihii fitnatal-qabri wa'adzaaban-naar”
5. Takbir Keempat
Mengangkat tangan takbir.
Untuk Jenazah Laki-laki
Bacaan latin: Allahumma laa tahrimnaa ajrahuu walaa taftinaa ba'dahu wagfirlana wa lahu
Untuk Jenazah Perempuan
Bacaan latin: Allahumma la tahrimna ajraha wala taftinna ba'daha waghfirlana walaha
6. Salam
Memutar kepala ke kanan dan mengucapkan salam, "Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh."
Memutar kepala ke kiri dan mengucapkan salam, "Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh."
Baca juga: Niat Sholat Jenazah Perempuan beserta Bacaan Doanya
Itulah cara melaksanakan shalat jenazah bagi korban yang tewas dalam kecelakaan pesawat udara. Dalam melaksanakan shalat jenazah bagi korban kecelakaan pesawat, kesadaran akan kebutuhan akan doa dan penghormatan terhadap jenazah menjadi sangat penting. (RIZ)
