Konten dari Pengguna

Cara Membaca Hukum Bacaan Ghunnah dan Contohnya untuk Belajar Mandiri

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana Cara Membaca Hukum Bacaan Ghunnah? Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Andri Helmansyah
zoom-in-whitePerbesar
Bagaimana Cara Membaca Hukum Bacaan Ghunnah? Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Andri Helmansyah

Membaca Al-Quran merupakan salah satu hal yang wajib dikuasai oleh umat Islam. Salah satu yang harus dipelajari adalah hukum bacaan ghunnah. Bagaimana cara membaca hukum bacaan ghunnah dan seperti apa contohnya?

Untuk menjawab pertanyaan dan bisa membaca hukum bacaan ghunnah, maka seseorangharus memahami dari pengertian hukum bacaan ghunnah terlebih dahulu.

Cara Membaca Hukum Bacaan Ghunnah

Bagaimana Cara Membaca Hukum Bacaan Ghunnah? Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Andri Helmansyah

Dikutip dari buku Fonetik dan Fonologi Alquran karya Nasution (2022:66), ghunnah adalah bunyi gabungan dari bunyi oral dan nasal. Oleh karena itu para ulama fonetik menyebut juga hukum bacaan ini sebagai bunyi oronasal.

Hal tersebut dikarenakan bunyi bacaan dari hukum ini dapat terjadi jika sebagian udara keluar dari mulut dan sebagiannya keluar dari hidung. Ciri-ciri dari hukum bacaan ini adalah adanya huruf mim dan nun ketika ditasydid.

Lalu bagaimana cara membaca hukum bacaan ghunnah? Ketika kedua huruf tersebut ditasydid maka seorang muslim harus membacanya dengan cara berdengung sesuai dengan hukum bacaan ghunnah. Untuk lamanya berdegung hanya selama dua ketukan saja atau satu alif.

Hukum bacaan ghunnah merupakan bagian dari sifat huruf yang tetap. Akan tetapi huruf mim dan nun sangat berdengung ketika bertasydid daripada ketika tidak bertasydid.

Contoh Hukum Bacaan Ghunnah

Bagaimana Cara Membaca Hukum Bacaan Ghunnah! Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Andri Helmansyah

Ada banyak contoh hukum bacaan ghunnah yang ada di dalam Al-Quran. Berikut ini adalah beberapa contohnya yang bisa dijadikan bahan untuk belajar mandiri di rumah.

وَٱلنَّٰزِعَٰتِ غَرْقًا

Arab Latin: Wan-nazi’ati garqa (QS. An Naziat : 1)

إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ ٱلْأَبْتَرُ

Arab Latin: Inna syani’aka huwal-abtar (QS Al Kautsar : 3)

أَمَّا مَنِ ٱسْتَغْنَىٰ

Arab Latin: Amma manistagna (QS Abasa : 5)

عَمَّ يَتَسَآءَلُونَ

Arab Latin: ‘amma yatasa’alun (QS An Naba : 1)

أُو۟لَـٰۤىِٕكَ عَلَیۡهِمۡ صَلَوَ ٰ⁠تࣱ مِّن رَّبِّهِمۡ

Arab Latin: Ulaa’ika ‘alaihim sha;awatuum mirrabihim (QS Al Baqarah : 157)

هَلۡ یَنظُرُونَ إِلَّاۤ أَن یَأۡتِیَهُمُ ٱللَّهُ فِی ظُلَلࣲ مِّنَ ٱلۡغَمَامِ

Arab Latin: Hal yandzuruuna illaa ya’tiyahumullahu fii zhulalim min al-ghamami (QS Al Baqarah : 210)

Baca juga: Hukum Bacaan Qalqalah yang Benar dalam Islam

Penjelasan mengenai bagaimana cara membaca hukum bacaan ghunnah dan contohnya di dalam Al-Quran di atas bisa menjadi referensi belajar. Dengan demikian, membaca Al-Quran pun bisa semakin lancar. (WWN)