Cara Membentuk Ukiran dengan Tempelan-Tempelan pada Bagian Bentuk dalam Seni

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara membentuk ukiran dengan membentuk tempelan-tempelan pada bagian-bagian bentuk hingga tercipta kesatuan wujud bentuk yang dikehendaki adalah salah satu teknik yang perlu diketahui dalam seni mengukir.
Namun sebelum mengetahui teknik tersebut, pengertian mengenai seni ukir perlu dipahami terlebih dahulu. Hal ini akan memudahkan seorang seniman untuk memahami teknik tersebut.
Cara Membentuk Ukiran dengan Membuat Tempelan-Tempelan pada Bagian-Bagian Bentuk
Menurut buku Seni Dekorasi Penyajian Makanan Jilid 1 Fruit Cariving, Damayanti Trisnasari, S.Pd, dkk (2022), seni ukir adalah tampilan atau susunan dari bentuk hiasan dengan bagian-bagian cekung serta bagian-bagian cembung yang menyusu suatu bentuk indah melalui aktivitas menggores, menorah, dan memahat.
Ada beragam teknik dalam seni ukir yang bisa dipelajari. Salah satunya, cara membentuk ukiran dengan membentuk tempelan-tempelan pada bagian-bagian bentuk hingga tercipta kesatuan wujud bentuk disebut teknik konstruksi
Dengan teknik ini, seorang seniman akan menempelkan beragam bagian sedikit demi sedikit sehingga membentuk suatu patung. Umumnya, bahan yang digunakan adalah bubur kertas, tanah liat, atau lilin. Namun, ada juga yang menggunakan bahan logam.
Teknik Lain dalam Seni Mengukir
Selain kontruksi, masih ada beberapa teknik lainnya yang sering digunakan dalam seni ukir. Berikut teknik-teknik tersebut.
1. Teknik Cor
Sesuai namanya, teknik ini dilakukan dengan cara mengecor patung yang terbuat dari bahan logam. Jadi, seniman harus membuat cetakannya terlebih dahulu sesuai dengan bentuk patung yang diinginkan.
2. Teknik Butsir
Teknik butsir digunakan pada patung berbahan dasar semen, tanah liat, bubur kertas, lilin, atau plastisin. Caranya dengan memijit bahan tersebut hingga terbentuk sesuai keinginan.
3. Teknik Cetak
Teknik cetak digunakan pada patung yang terbuat dari bahan fiber atau gips. Cara membuatnya dengan mencairkan bahan tersebut, lalu menuangnya ke alat cetak. Biarkan bahan tersebut mengeras sebelum dikeluarkan dari alat cetak tersebut.
4. Teknik Pahat
Bila bahan patung terbuat dari kayu atau batu, maka teknik pahat digunakan. Teknik ini dilakukan dengan mengurangi bahan hingga terbentuk sesuai keinginan.
Baca juga: 3 Contoh Patung yang Dibuat dengan Cara Dipahat
Cara membentuk ukiran dengan membentuk tempelan-tempelan pada bagian-bagian bentuk hingga tercipta kesatuan wujud bentuk yang dikehendaki adalah teknik konstruksi. Selain itu, masih ada teknik lain dalam seni ukir seperti yang telah disebutkan di atas. (LOV)
