Cara Membuat Makalah yang Benar, Mahasiswa Wajib Tahu!

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara membuat makalah yang benar adalah salah satu hal penting yang harus diperhatikan para mahasiswa. Bagaimana tidak, tuntutan dari kampus yang sering memberikan tugas dalam bentuk makalah membuat mahasiswa harus terbiasa membuat makalah dengan cara yang benar.
Membuat makalah tentu tidak bisa sembarangan, terdapat struktur dan poin penting yang harus tercantum di dalam tugas akademisi tersebut. Mahasiswa wajib tahu tentag cara membuat makalah yang benar.
1.Pemilihan Topik Cara Membuat Makalah
Tahapan pertama dalam membuat makalah adalah menentukan topik yang ingin dibahas. Jika topik makalah sudah ditentukan dari dosen, maka kamu bisa langsung lanjut ke tahap berikutnya. Tetapi jika belum, terlebih dahulu kamu harus memikirkan topik makalah.
Dalam menentukan topik, disarankan untuk memilih sesuai dengan kemampuan kamu. Hal ini akan mempengaruhi tingkat kesulitan serta estimasi waktu pekerjaan makalah kamu ke depannya. Selain itu, sebaiknya pilihlah topik yang memiliki manfaat bagi berbagai pihak.
2. Tentukan Judul Makalah
Karena judul menggambarkan topik yang ingin dibahas, maka sebisa mungkin buatlah judul makalah dengan jelas yang mencakup berbagai hal yang ingin dipaparkan di makalah. Selain itu, ada baiknya jika judul dirangkai menggunakan kata-kata yang menarik.
3. Cari Referensi
Tahap selanjutnya dari membuat makalah adalah mencari bahan referensi untuk dipaparkan di makalahmu nanti. Referensi bisa didapatkan dari buku, jurnal, dan karya ilmiah terkait. Tak hanya itu, referensi juga bisa didapat dari artikel. Meski begitu, pastikan hanya mencantum artikel dari sumber yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan.
4. Tulis Makalah Secara Terstruktur
Ini adalah salah satu tahapan yang paling penting dalam membuat makalah. Tak bisa sembarang, makalah harus ditulis secara terstruktur dengan menggunakan bahasa formal. Adapun struktur makalah yang benar adalah sebagai berikut:
Cover: Merupakan halaman pertama dari makalah. Cover memuat judul makalah, nama asli penulis beserta NIM, logo kampus, nama jurusan dan fakultas kampus, nama lengkap kampus, serta tahun terbit.
Abstrak: Abstrak merupakan ringkasan atau pembahasan inti dari makalah, tujuan penelitian, metode penelitian, hipotesa, dan rangkuman hasil penelitian. Abstrak harus ditulis secara singkat, padat, dan jelas. Biasanya abstrak ditulis dengan dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Daftar Isi: Daftar isi berisikan informasi mengenai halaman dari isi makalah.
Pendahuluan: Pendahuluan merupakan pembahasan awal dari topik penelitian serta menjabarkan topik yang ingin diteliti. Pendahuluan biasanya terdiri dari latar belakang masalah, rumusan masalah, dan tujuan penelitian.
Pembahasan (Isi): Bab ini memaparkan secara rinci tentang topik yang diteliti.
Penutup: Penutup biasanya berisi kesimpulan dan saran dari topik yang diteliti.
Daftar Pustaka: Memuat berbagai referensi yang digunakan untuk menyusun makalah.
5. Sunting Makalah
Setelah menulis makalah dengan sistematis, langkah terakhir adalah menyunting makalah. Periksa seluruh isi makalah dengan teliti, jangan sampai ada kesalahan pada makalah kamu. Cek pula seluruh penulisan dan bahasa yang digunakan pada makalah, jangan sampai terjadi kesalahan ejaan. Jika sudah yakin dengan makalah yang dibuat, kamu boleh mengumpulkannya ke dosen atau mempublikasikannya.
(RYFA)
