Cara Menanam Seledri di Rumah yang Mudah agar Cepat Tumbuh

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seledri merupakan salah satu tanaman yang biasa digunakan sebagai bumbu masak maupun sebagai bahan tambahan. Selain itu, tanaman yang satu ini juga kerap dijadikan sebagai herbal karena khasiat yang ada di dalamnya. Meskipun bisa membeli di pasar maupun super market, namun tidak ada salahnya untuk menanam di pekarangan rumah. Selian itu, menanam seledri tergolong mudah. Bagaimana caranya? Simak informasinya di bawah ini.
Cara Menanam Seledri di Rumah yang Mudah agar Cepat Tumbuh
Seledri atau Apium graveolens adalah tanaman famili Umbelliferea. Daun seledri bersifat majemuk menyitip ganjil dengan anak daun 4-7 helai. Panjang daunnya sendiri berkisan antara 2-7,5 cm dengan lebar 2-5 cm. pangkal daun membulat, ujung runcng, dan bagian tepi bergerigi. Tangkai dari seledri tumbuh ke pinggir batang. Kadang-kadang juga tegak ke atas.
Jenis Seledri
Berdasarkan bentuk pohonnya, seledri dapat dibagi menjadi tiga jenis, yakni:
1. Seledri Daun (Apium graveolens var. secalinum)
Seledri ini dipanen dengan cara dieabut batangnya atau dipetik tangkai daunnya.
2. Seledri Berumbi (Apium graveolens var. rapaceum)
Pada bagian pangkal membengkak membentuk umbi. Seledri ini biasanya dipanen daun-daunnya saja.
3. Seledri Potongan (Apium graveolens var. sylvestre)
Jenis seledri ini biasa dipanen dengan cara memotong tanaman pada pangkal batangnya.
Dari ketigajenis seledri tersebut, yang banyak ditanam dan dimanfaatkan di Indonesia adalah jenis seledri daun.
Cara Menanam Seledri di Rumah
Bertanam seledri membutuhkan beberapa meter tanah. Meski begitu, menanam dengan pot adalah teknik yang terbaik. Berikut cara menanam seledri di dalam pot yang dikutip dari buku Ragam & Khasiat Tanaman Obat karya Hieronymus Budi Santoso (2008:102-103).
Semaikan biji seledri. Caranya, rendam biji seledri dalam air dingin selama 12—24 jam atau rendam dalam air hangat 60°C selama 15 menit. Ambil selembar plastik bening, lapisi tisu di bagian atasnya, Ialu siram sampai agak basah. Sebarkan biji-biji seledri secara merata di permukaan tisu, lalu gulungkan tisu bersama plastiknya. Peram selama 5—10 hari biji berkecambah. Biji seledri ini bisa diperoleh di kios penjual bahan pertanian. Beberapa merek dagang biji seledri di antaranya, Tall-Ultah 5270 R, Monarch, Green Giant, dan Summer.
Siapkan media tanam berupa tanah subur (2 bagian), pupuk kandang (2 bagian), dan pasir (1 bagian). Semua bahan dicampur merata.
Pilih pot yang bentuknya menarik dan lubangi bagian bawahnya. Masukkan pecahan bata merah atau genteng ke dasar pot, hingga mencapai sepertiga bagian pot.
Tambahkan media tanam hingga mencapai setengah bagian pot, lalu siram sampai lembap.
Ambil kecambah seledri dan tanam ke dalam pot. Tempatkan di tempat yang aman dan tidak langsung terkena sinar matahari.
Untuk perawatannya, siram tanaman pada pagi dan sore hari secara rutin, terutama pada fase awal pertumbuhannya.
Berikan juga pupuk NPK (15-15-15) pada umur I bulan setelah tanam. Caranya, ambil pupuk sebanyak 25 gram, lalu larutkan dalam 1 liter air. Kocorkan pupuk ini sebanyak 200 cc pada setiap tanaman. Bisajuga menggunakan pupuk NPK tablet dengan dosis 1—2 tablet per tanaman.
Pada umur 80—125 hari, daun seledri sudah dapat mulai dipetik. Setelah dipetik, jangan lupa untuk memberikan pupuk lagi.
Itu dia cara menanam seledri di rumah secara mudah dan cepat tumbuh. Semoga bermanfaat.(MZM)
