Cara Mengamalkan Sholawat Munjiyat agar Doa Cepat Dikabulkan

Penulis kumparan
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sholawat munjiyat merupakan salah satu bacaan sholawat yang bisa diamalkan oleh umat Islam. Sholawat sendiri dapat dimaknai sebagai cara seorang hamba dalam mendeketkan diri kepada Allah SWT.
Seperti apakah bacaan sholawat munjiyat? Apa saja keutamaan yang akan didapatkan seorang muslim jika mengamalkan sholawat munjiyat?
Bacaan Sholawat Munjiyat
Ada beberapa ketentuan yang sebaiknya dipenuhi oleh umat Muslim sebelum membaca sholawat munjiyat. KH Ahmad Jauhari Umar Pasuruan, pengasuh pesantren Darussalam Tegalrejo Kejayan Pasuruan, menjelaskan tata cara membaca sholawat munjiyat yakni:
Sekali setelah selesai shalat fardhu agar doa diijabah Allah SWT.
Jika mempunyai hajat, namun tidak mendesak, dianjurkan membaca sholawat munjiyat sebanyak 100 kali atau 313 kali setiap hari.
Dianjurkan membaca sholawat munjiyat sebanyak 1.000 kali selama 3 sampai 7 hari ketika mempunyai hajat yang mendesak.
Berikut bacaan sholawat munjiyat lengkap arab dan latinnya yang perlu diketahui seluruh umat Islam supaya mendapatkan manfaatnya.
1. Bacaan Sholawat Munjiyat Arab
Berikut bacaan sholawat munjiyat dalam bahasa Arab, seperti dikutip dari buku Doa-Doa Mustajabah terbitan Grasindo:
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةٌ تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْاَهْوَالِ وَالْاٰفَاتِ وَتَقْضِيْ لَنَابِهَاجَمِيعَ الْحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَابِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَيِّئَاتِ وَتَرْفَعُنَابِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ وَتُبَلِّغُنَابِهَا اَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ
2. Bacaan Sholawat Munjiyat Latin
Bagi yang kesulitan membaca teks di atas, berikut ada bacaan sholawat munjiyat dalam bahasa Latin sebagaimana ditulis dalam buku Menggapai Surga dengan DOA: Kumpulan Doa-doa dilengkapi Yasin, Tahlil dan Al Asmaul Husna oleh Achmad Munib M.Si:
Allahumma sholli 'alaa sayyidinaa Muhammadin sholaatan tunjiinaa bihaa min jamii'il-ahwaali wal-aafaati wa taqdhii lanaa bihaa jamii'al-haajaati wa tuthahirunaa bihaa min jamii'is-sayyi'aati wa tarfa'unaa bihaa 'indaka a'lad-darajaati wa tuballigunaa bihaa aqshal-gaayaati min jamii'il-khairaati fil-hayaati wa ba'dal-mamaati.
3. Arti Bacaan Sholawat Munjiyat
Kembali mengutip buku Menggapai Surga dengan DOA: Kumpulan Doa-doa dilengkapi Yasin, Tahlil dan Al Asmaul Husna oleh Achmad Munib M.Si, berikut arti bacaan sholawat munjiyat:
“Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad Saw yang melaluinya, Engkau akan menyelamatkan kami dari semua keadaan yang menakutkan dan membahayakan, dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan semua hajat kami dan membersihkan semua keburukan kami, mengangkat kami pada derajat tertinggi , menyampaikan kami pada puncak tujuan, dari semua kebaikan di waktu hidup dan sesudah mati”.
Keutamaan Bacaan Sholawat Munjiyat
Syaikh Muhammad Haqqi an Nazili menyebutkan dalam kitab bertajuk Khozinatul Asror, keutamaan sholawat munjiyat terbukti dapat menghilangkan berbagai macam kesusahan dan menggapai berbagai hajat yang diinginkan.
Keutamaan lain apabila merutinkan membaca selawat munjiyat, yakni juga dapat menghindari dari marabahaya dan juga mempercepat dikabulkannya doa.
Syarah Dalail Hasan Ibnu Ali al-Asnawi menyatakan, "Barangsiapa membaca shalawat ini untuk segala problem dan bencana sebanyak seribu kali, maka Allah akan menyelesaikan problemnya dan membebaskannya dari bencana, serta akan diluluskan harapannya."
Ada sebuah kisah menarik yang berkaitan dengan keutamaan bacaan selawat sebagaimana diriwayatkan Ibn al-Fakihani dalam buku Rahasia Sehat Berkah Shalawat terbitan Galangpress Grup, berikut kisahnya:
Ketika Syaikh Musa sedang melakukan perjalanan laut dengan sebuah kapal yang cukup besar. Kapal itu dimanfaatkan banyak orang dengan berbagai tujuan, yaitu berdagang, berkelana, menun tut ilmu, atau hanya sekadar menjenguk handai taulan di negeri seberang.
Mereka juga membawa berbagai barang dengan kapal itu. Yang paling banyak bawaannya adalah para pedagang. Mereka membawa hasil buminya ke negeri lain dan pulang dengan membawa barang-barang yang tak ada di negerinya untuk diperdagangkan.
Praktis kapal itu penuh dengan manusia dan barang-barang bawaannya. Namun tak disangka, saat kapal itu berada di tengah-tengah perjalanan, di tengah luasnya samudera dan berada ribuan mil dari daratan, badai tiba-tiba menghantam.
Entah dari mana datangnya, seakan muncul dari dasar samudera, sang badai membuat kapal penuh muatan itu terombang-ambing ke segala arah.
Mula-mula buritan kapal dihantam dengan keras oleh ombak yang membumbung tinggi, dan saat posisi kapal masih miring, ombak dari arah depan menghantam geladak, sehingga kapal penuh air.
Angin bertiup tak kalah kencang, menimbulkan suara menderu-deru menggetarkan jiwa-jiwa di atas kapal malang itu. Halilintar pun menggelegar memekakkan telinga, menambah haru-biru suasana di atas samudera yang sedang dilanda prahara itu.
Penumpang kapal nahas itupun panik. Mereka berlarian ke sana-ke mari tak tentu arah, tak tahu apa yang harus dilakukan. Sementara itu nahkoda kapal dan para ABK tak kalah panik, berusaha menyelamatkan apa yang masih bisa diselamatkan dari isi kapal.
Sebagian menimba air yang mulai membanjiri geladak. Sebagian lagi berusaha menurunkan layar agar goncangan terhadap kapal menjadi berkurang.
Namun, tak sempat hal itu dilakukan, angin kencang menghantamnya keras-keras, membuat layar patah dan terlempar ke laut. Syaikh Musa, sebagai orang yang dianggap alim dan dekat dengan Tuhan, diminta oleh para penumpang kapal untuk berdoa kepada Tuhan.
Tapi Syaikh Musa tak tahu apa yang harus dilakukan. Keadaan sudah benar-benar genting. Nasib para penumpang sudah demikian mengkhawatirkan, badai dahsyat itu siap melemparkan mereka satu persatu ke laut, atau bahkan secara bersamaan sekaligus.
Nahkoda dan ABK kapal pun sudah benar-benar putus asa, tak tahu apa yang harus dilakukan. Saat situasi sudah demikian kalut, tiba-tiba Syaikh Musa mengalami kantuk yang tak tertahankan.
Sesaat kemudian ia tertidur dan bermimpi bertemu Rasulullah SAW. Dalam mimpi itu, Rasulullah menyuruh beliau untuk membaca selawat munjiyat sebanyak seribu kali, agar badai tak lagi mengamuk.
Begitu Rasulullah SAW selesai berpesan, Syaikh Musa terbangun. Syaikh Musa yang buta pun segera menyampaikan pesan Rasulullah SAW pada seluruh penumpang kapal.
Maka mulailah mereka membaca selawat itu. Mereka membaca dengan suara keras, untuk melawan ketakutan dan gelegar halilintar serta deru ombak yang terus menghantam kapal dari berbagai sisi.
Mata mereka terpejam, khusyuk dan penuh kepasrahan pada Allah SWT. Bacaan selawat itu terus berlanjut. Ketika belum mencapai angka 1000, saat mereka baru membaca 300 kali, badai berangsur-angsur undur diri.
Ombak semakin tenang, dan halilintar tak lagi menggelegar. Lautan yang semula garang berangsur-angsur menampakkan aura kelembutan. Semua terkesima sambil tak lupa memuji kebesaran Allah SWT.
Mereka hampir-hampir tak percaya, nyawa yang sudah di ujung tanduk dan badai yang telah demikian mengamuk bisa reda seketika, sesaat setelah mereka berselawat untuk Rasulullah SAW.
Karomah Sholawat Munjiyat
Sholawat munjiyat adalah sholawat yang dapat membawa keselamatan, ketenangan, dan ketentraman hati. Bacaan sholawat ini dapat melindungi seorang Muslim dari berbagai bencana dan musibah.
Mengutip buku The Story Behind: The Power of Sholawat karya Ayu Aprilianti (2020), sholawat munjiyat sangat berguna untuk menolak bala. Sholawat ini dapat menjadi penguat bagi umat Muslim dalam menghadapi segala permasalahan hidupnya.
Sholawat munjiyat dapat dibaca sebagai dzikir setelah menjalankan sholat hajat. Berikut ini beberapa karomah sholawat munjiyat yang bisa Anda simak:
Dibaca 1000 kali di malam hari setelah menunaikan sholat hajat agar terkabul segala keinginan.
Dibaca 500 kali agar dikaruniai keturunan yang shalih.
Dibaca 100 kali agar dipermudah urusan dunia dan akhirat.
Dibaca 500 kali sebagai dzikir agar memperoleh rezeki yang berlimpah.
Ijazah Sholawat Munjiyat Habib Novel Alaydrus
Suatu waktu, Habib Novel Alaydrus pernah mengijazahkan amalan sholawat munjiyat kepada jamaahnya. Beliau mengatakan bahwa fadhilah membaca sholawat ini, yaitu dapat terkabul semua hajat dan keinginannya.
Sholawat munjiyat juga bisa menenangkan hati dan pikiran. Sebab, sholawat ini berisikan permohonan dan tawassul kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Adapun bacaan sholawat munjiyat Habib Novel Alaydrus adalah sebagai berikut:
الَّلهـُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِـناَ مُحَمَّـدٍ صَلآةَ تُنْـجِيـنَا بِهَا مِنْ جَـمِيـْعِ اَلْاَ هـوَالِ وَاَلْاَ فاَتِ ,وَتـَقْضِى لَنَا بِـهـَا جَـمِيْعَ الْحَا جَاتِ ، وَتُـطَـهِـرُنَا بِهاَ مِنْ جَمِيعِ السَّـيِئاَ تِ وَتَرْ فَعُناَ بِهاَ اَعْلىَ الدَّ رَجاَتِ ، وَتُبَـلِّـغُـنَا بِهاَ اَقْصَ الْغاَ ياَتِ، مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَياَتِ وَبَعْدَ الْمَماَتِ اِنَّكَ عَلىَ كُلِّ شَيئٍ قَـدِ يْرٌ
Sholawat Munjiyat 41x
Sholawat munjiyat bisa dibaca 41x bersamaan dengan bacaan Surat Al-Fatihah. Kemudian, amalan bisa disempurnakan dengan sedekah yang ditujukan kepada orang kurang mampu.
Keutamaan amalan ini, yaitu dikaruniai anak-anak yang shalih, senantiasa berbakti kepada orangtua, dan taat pada perintah Allah SWT. Mengumandangkan sholawat munjiyat juga bisa membuka pintu rezeki dan menghilangkan kesedihan yang kita rasakan.
Manfaat Sholawat Munjiyat
Mengutip Syarah Dalail Hasan Ibnu Ali al-Asnawi, berikut ini manfaat sholawat munjiyat yang bisa didapatkan seorang Muslim ketika mengamalkannya:
Dimudahkan segala masalahnya dan dibebaskan dari bencana.
Dikabulkan segala hajatnya.
Dibukakan pintu rezeki dari arah yang tak terduga-duga.
Digugurkan segala dosa dan kesalahan.
Diangkat derajat dan kedudukan-Nya oleh Allah SWT.
(MZM & NDA)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana bacaan sholawat munjiyat?

Bagaimana bacaan sholawat munjiyat?
Allahumma sholli 'alaa sayyidinaa Muhammadin sholaatan tunjiinaa bihaa min jamii'il-ahwaali wal-aafaati wa taqdhii lanaa bihaa jamii'al-haajaati wa tuthahirunaa bihaa min jamii'is-sayyi'aati wa tarfa'unaa bihaa 'indaka a'lad-darajaati wa tuballigunaa bihaa aqshal-gaayaati min jamii'il-khairaati fil-hayaati wa ba'dal-mamaati.
Apa manfaat dari sholawat munjiyat?

Apa manfaat dari sholawat munjiyat?
Keutamaan sholawat munjiyat terbukti dapat menghilangkan berbagai macam kesusahan dan menggapai berbagai hajat yang diinginkan.
Kapan waktu yang tepat untuk membaca sholawat munjiyat?

Kapan waktu yang tepat untuk membaca sholawat munjiyat?
(1) Sekali setelah selesai shalat fardhu agar doa diijabahi Allah SWT, (2) jika mempunyai hajat, namun tidak mendesak, dianjurkan membaca sholawat munjiyat sebanyak 100 kali atau 313 kali setiap hari, dan (3) dianjurkan membaca sholawat munjiyat sebanyak 1.000 kali selama 3 sampai 7 hari ketika mempunyai hajat yang mendesak.
