Konten dari Pengguna

Cara Mengetahui Kiblat Arah Mana yang Berguna bagi Umat Muslim

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi laki-laki yang melaksanakan shalat menghadap kiblat. https://www.freepik.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi laki-laki yang melaksanakan shalat menghadap kiblat. https://www.freepik.com/

Umat Islam diwajibkan untuk selalu melaksanakan shalat wajib. Dalam melaksanakan ibadah sholat itu, diwajibkan menghadap kiblat. Apa dan bagaimana arah kiblat yang diwajibkan bagi setiap umat muslim dalam ibadah shalat?

Cara Mengetahui Kiblat Arah Mana yang Berguna bagi Umat Muslim

Masjidil Haram merupakan kiblat dalam umat Islam. Untuk itu, terlebih dahulu kita harus mengetahui kiblat arah mana sebagai tujuan tempat melaksanakan shalat. Allah berfirman dalam Surat Al Baqarah ayat 150 yang artinya,

Di antara syarat shalat lainnya adalah menghadap kiblat. Allah Ta’ala berfirman, ‘Dan dari mana saja kamu (keluar), maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram.”

Umat muslim shalat menghadap Kakbah. https://www.freepik.com/

Adapun cara menentukan arah kiblat yang dikutip dari buku berjudul Pengantar Ilmu Falak karangan Muhammad Hadi Bashori dan ‎Achmad Zirzis, Lc (2015: 121), sebagai berikut:

1. Azimuth Kiblat

Azimuth kiblat adalah arah atau garis terdekat yang menunjukkan ke kiblat (kakbah). Kakbah terletah di kota Makkah. Untuk mempermudah menentukan kiblat dapat menggunakan garis lintang Makkah. Makkah memiliki garis lintang 21° 25’ 21.17’ LU dan garis bujur 39° 49’ 34.56” BT.

2. Bayangan Matahari

Rasdhul Qiblah adalah penentuan waktu di mana bayangan benda yang terkena sinar matahari manunjukkan arah kiblat. Rasdhul Qiblah akan terjadi apabila posisi matahari berada tepat di atas Kakbah dan pada saat matahari berada di jalur Kakbah. Cara menentukan Kakbah dengan cara ini biasanya dilaksanakan pada 28 Mei atau 16 Juli

3. Aplikasi Hisab Kiblat

Cara ini cukup sering digunakan dan cukup mudah. Umat Muslim hanya membutuhkan smartphone yang sudah memiliki fitur magnetometer. Jika smartphone sudah memiliki fitur tersebut dapat mengunduh di play store maupun app store.

Selain dengan cara tersebut, cara terakhir adalah hanya menghadap arah barat apabila jauh dari Kakbah. Hal tersebut berdasarkan fatwa MUI pada 3 Februari 2010 mengatakan:

"Arah kiblat cukup ke barat saja tanpa mesti serong ke utara beberapa derajat".

Hal tersebut berdasarkan pada Surat Al Baqarah ayat 144 yang artinya,

“Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya.”

Selain itu berdasarkan hadist,

“Arah antara timur dan barat adalah qiblat.” (HR. Ibnu Majah no. 1011 dan Tirmidzi no. 342)

Dalam melaksanakan shalat harus sesuai dengan arah Kakbah. Caranyapun beragam seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahkan sudah sangat mudah hanya bermodal smartphone. Namun apabila dalam keadaan mendesak, dapat menghadap ke arah barat saja. (MZM)