Cara Menghitung Amperemeter dalam Fisika Secara Mudah dan Cepat

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Aliran listrik merupakan salah satu materi yang diajarkan dalam mata pelajaran fisika. Dalam mempelajari materi ini, siswa akan diminta untuk menghitung listrik dengan sebuah alat, misalnya saja amperemeter. Berikut cara menghitung amperemeter secara mudah dan cepat.
Cara Menghitung Amperemeter dalam Fisika Secara Mudah dan Cepat
Amperemeter adalah salah satu alat ukur yang biasa digunakan untuk mengukur kuat lemahnya arus listrik yang terdapat pada sebuah rangkaian. Alat ini sangat bermanfaat untuk membuat rangkaian atau dalam menyelesaikan masalah yang dibutuhkan dalam instrumen pengukur arus.
Untuk menggunakan ampermeter secara sederhana yakni:
Pasang amperemeter secara seri dengan beban yang ada.
Tentukan knob cakupan mendekati cakupan yang sesuai atau sudah diprediksi menurut perhitungan arus yang dilakukan secara teori yang sudah diajarkan guru.
Tentukan batasan ampere dengan cara memutarkan knob pada amperemeter.
Jika sudah memastikan rangkaian telah benar, nyalakan sumber tegangan.
Amati jarum penunjuk yang ada pada skala V dan juga A. Pembacaan yang tepat dapat ditunjukkan dari posisi jarum yang lebih besar dari 60% skala penuh meter.
Periksa cakupan yang ada jika mendapati simpangan yang terlalu kecil. Kamu juga perlu mengecek pembacaan cakupan. Oleh karenanya, kamu bisa mengubah knob ke cakupan yang lebih kecil.
Setelah itu, hidupkan sumber tegangan dari baca jarum penunjuk lagi agar lebih mudah untuk dibaca.
Terakhir adalah menghindari kesalahan pemasangan polaritas sumber tegangan. Hal ini akan menyebabkan arah simpangan jarum menjadi berlawanan dengan semestinya. Sehingga tidak merusak amperemeter akibat arus yang terlalu besar dan merusak jarum penunjuk yang ada pada alat ini.
Baca Juga: 1 Ampere Berapa Watt? Ini Penjelasan dan Contoh Soalnya
Lalu, bagaimana cara menghitung amperemeter?
Dikutip dari buku Fisika 3 oleh Prof. Dr. Mundilarto, M.Pd. dan Drs. Edi Istiyono, M.Si. (2007: 39), cara menghitung ampermeter menggunakan sebuah rumus:
Hasil pengukuran = skala (jarum) yang ditunjuk/skala maksimum x batas ukur
Contoh:
Dalam pengukuran arus dengan amperemeter menunjukkan jarum 125 dengan batas ukur 250 mA. Amperemeter tersebut memiliki nilai maksimal sebesar 250. Berapakah besaran ampere pada rangkaian listrik tersebut!
Hasil pengukuran = skala (jarum) yang ditunjuk/skala maksimum x batas ukur
= 125/250 x (250 mA)
= 125 mA.
Itulah cara menghitung amperemeter secara mudah dan cepat. Perlu diingat, meskipun ini sering kali dilakukan saat praktik, akan tetapi perhitungan ini sering kali keluar dalam soal. Maka dari itu, pahami secara mendalam agar tidak kebingungan saat mendapatkan soal jenis seperti ini.(MZM)
