Cara Menghitung Berat Besi dan Contoh Soalnya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Logam banyak digunakan dalam konstruksi bangunan. Logam memiliki sifat yang kuat, kokoh, dan bisa disambung dengan cara dilas atau dengan bantuan mur baut. Besi adalah salah satu jenis logam yang juga banyak digunakan dalam konstruksi. Sebelum memulai konstruksi, tentu saja bahan yang akan digunakan harus dihitung. Bagaimana cara menghitung berat besi?
Selain cara menghitung berat besi, kalian juga perlu mengetahui jenis atau macam besi yang biasa digunakan dalam konstruksi. Simak cara menghitung berat besi dan contoh soalnya berikut ini agar mudah memahaminya.
Cara Menghitung Berat Besi
Sebelum membahas cara menghitung besi, kalian harus memahami apa itu besi atau baja yang sering digunakan dalam konstruksi bangunan. Dikutip dari Teknologi Bahan Konstruksi oleh Qomaruddin (2019), baja dihasilkan dengan menguraikan besi kasar mentah yang mempunyai homogenitas tinggi, yang terutama terdiri dari besi (Fe) dalam bentuk kristal (struktur kristal) dan karbon (C). Di alam, besi memiliki jumlah paling banyak kedua setelah aluminium.
Berikut ini rumus dan cara menghitung berat besi:
Rumus:
Vb x Bjb = …kg
Vb = volume besi (m³)
Bjb = berat jenis besi = 7850 (kg/m³)
Pelat besi dengan ukuran (1m x 1m) dengan tebal pelat 1 mm, hitung beratnya ?
berat besi = (1 x 1 x 0.001) m3 x 7850 kg/m3 = 7.85 kg
(Cat : 1 mm = 0.001 m)
Macam Besi atau Baja dalam Industri Konstruksi
Baja profil. Besi baja profil merupakan hasil dari pencanaian panas baja cair yang sudah berbentuk bloom dicanai panas kembali untuk mendapatkan profil bentuk baja yang diinginkan.
Wire mesh dan baja tulangan. Baja dengan bentuk batang sebagai penulangan pada beton bertulang antara lain berbentuk baja tulangan polos (ø) dengan permukaan batang licin dan baja tulangan deform (D) dengan permukaan batang bersirip teratur dan bersirip punter. Sedangkan wire mesh untuk tulangan beton adalah jaringan baja berbentuk segi empat dari kawat.
Besi tuang (cast iron). Besi tuang biasanya digunakan dalam pembuatan pipa, penyambung pipa, dan penutup pipa.
Besi tempa (wrought iron). Besi tempa dapat dibuat dari besi kasar hasil proses dapur tinggi lewat Puddlewoven.
Keunggulan Besi atau Baja
Dapat digunakan mulai dari konstruksi atap dan pembangunan gedung karena sifat durabilitas pada besi yang membuat besi banyak digunakan dalam berbagai proyek. Seperti besi baja ringan yang kegunaannya sangat banyak dalam konstruksi bangunan.
Pembangunan sarana transportasi. Mulai dari kereta hingga badan transportasi tersebut. Besi baja bisa bertahan dalam berbagai cuaca dan segala daya tekan sehingga akan memudahkan mobilisasi moda transportasi.
Berfungsi sebagai pelengkap kebutuhan konstruksi alat berat.
Demikian cara menghitung berat besi dan contoh soalnya agar lebih mudah dipahami. (KRIS)
