Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Modus Data Kelompok pada Pelajaran Matematika

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menghitung modus data kelompok, sumber foto Jeswin Thomas on Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menghitung modus data kelompok, sumber foto Jeswin Thomas on Unsplash

Dalam pelajaran matematika ada satu materi yang biasanya akan diajarkan yaitu materi mengenai cara menghitung modus data kelompok. Modus sendiri bisa disebut dengan nilai yang memiliki frekuensi terbanyak. Modus sendiri terbagi menjadi dua yaitu modus data tunggal dan modus data kelompok. Pada artikel kali ini akan mengulas mengenai cara menghitung modus data kelompok, berikut ulasannya.

Pengertian Modus

Ilustrasi cara menghitung modus data kelompok, sumber foto Antoine Dautry on Unsplash

Dikutip dari buku Cerdas Belajar Matematika karya Marthen Kanginan, (Grafindo) dijelaskan bahwa modus adalah nilai dengan frekuensi terbanyak. Untuk data tunggal, modus dapat ditentukan melalui nilai yang sering muncul. Pada data yang disajikan secara berkelompok, nilai modus berada pada interval kelas dengan frekuensi paling tinggi. Cara menghitung modus data kelompok dapat dilakukan dengan bantuan rumus modus data kelompok.

Mo=b+(b1/(b1+b2))p

Mo = Modus,

b = batas bawah kelas interval dengan frekuensi terbanyak,

p = panjang kelas interval,

b1=fm−fm−1 (frekuensi kelas modus dikurangi frekuensi kelas sebelumnya),

b2=fm−fm+1 (frekuensi kelas modus dikurangi frekuensi kelas sesudahnya).

Dalam data kelompok modus memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan diantaranya adalah sebagai berikut.

Untuk kelebihannya modus bisa digunakan untuk data yang diukur dalam skala nominal, ordinal, interval dan rasio. Selain itu modus juga tidak peka terhadap data ekstrim atau outlier. Modus juga cocok untuk data yang sifatnya homogen atau heterogen.

Sementara itu untuk kekurangan dari modus adalah tidak dapat menggambarkan mead dari populasi dalam data tersebut. Kekurangan kedua adalah dalam satu kumpulan data bisa terdapat dua atau lebih modus.

Selain itu itu modus juga memiliki beberapa manfaat, baik itu pada data yang sifatnya tunggal maupun data yang sifatnya berkelompok. Manfaat pertama dari modus adalah melihat mayoritas dari suatu hal. Data yang sering digunakan bukanlah data dalam bentuk angka, tetapi dalam bentuk data kualitatif untuk melihat suatu indikator.

Selanjutnya adalah melihat data secara sekilas berdasarkan angka atau jumlah data. Jangan hanya melihat data sekilas, maka bisa dilihat kira-kira berapa data yang sering sekali muncul ataupun data yang akan menjadi median dan juga rata-rata. Modus juga bisa digunakan untuk melihat rata-rata dari suatu data.

Demikian adalah pembahasan mengenai cara menghitung modus pada data kelompok dalam mata pelajaran matematika. (WWN)