Cara Menghitung Perbesaran Mikroskop dalam Pelajaran Biologi

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mikroskop adalah alat yang digunakan untuk melihat benda-benda yang sangat kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Lalu bagaimana cara menghitung perbesaran mikroskop?
Cara menghitung perbesaran ini hanya berlaku pada mikroskop konvensional yang masih menggunakan dua lensa yaitu lensa objektif dan lensa okuler.
Bagaimana Cara Menghitung Perbesaran Mikroskop? Ini Jawabannya
Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Alam karya Teguh Sugiyarto dkk., (2007) mikroskop dapat memperbesar benda-benda tersebut sehingga kita dapat mengamati bentuk, struktur, dan detailnya.
Perbesaran mikroskop adalah ukuran seberapa besar benda yang diamati dibandingkan dengan ukuran aslinya. Lalu bagaimana cara menghitung perbesaran mikroskop? Jadi untuk menghitung perbesaran mikroskop dapat dihitung dengan menggunakan rumus, untuk rumusnya adalah sebagai berikut:
Perbesaran = Perbesaran lensa objektif x Perbesaran lensa okuler
Lensa objektif adalah lensa yang terletak dekat dengan benda yang diamati, sedangkan lensa okuler adalah lensa yang terletak dekat dengan mata pengamat. Perbesaran lensa objektif dan lensa okuler biasanya tertera pada bagian samping atau atas lensa tersebut.
Contoh:
Jika kita menggunakan mikroskop dengan perbesaran lensa objektif 10x dan perbesaran lensa okuler 15x, maka perbesaran mikroskop adalah:
Perbesaran = 10 x 15
Perbesaran = 150x
Artinya, benda yang diamati akan terlihat 150 kali lebih besar daripada ukuran aslinya.
Perlu diketahui bahwa perbesaran mikroskop tidak selalu sama dengan resolusi mikroskop. Resolusi mikroskop adalah kemampuan mikroskop untuk membedakan dua titik yang berdekatan sebagai dua titik yang terpisah.
Resolusi mikroskop dipengaruhi oleh panjang gelombang cahaya yang digunakan, jarak antara lensa objektif dan benda, serta kualitas lensa dan cahaya itu sendiri.
Semakin tinggi perbesaran mikroskop, semakin rendah resolusinya. Hal ini karena cahaya yang masuk ke lensa okuler semakin sedikit dan semakin sulit untuk difokuskan. Oleh karena itu, kita harus menyesuaikan perbesaran mikroskop dengan kebutuhan pengamatan kita agar mendapatkan gambar yang jelas dan tajam.
Karena kemampuannya dalam memperbesar benda sangat baik, maka mikroskop banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan. Salah satunya dalam dunia medis, di mana mikroskop digunakan untuk pengamatan sel atau jaringan dan hal kecil lainnya.
Baca juga: Kumpulan Contoh Soal Mikroskop beserta Kunci Jawabannya
Demikian adalah pembahasan mengenai bagaimana cara menghitung perbesaran mikroskop yang dipelajari dalam mata pelajaran Biologi. Cara ini bisa langsung diterapkan saat praktek. (WWN)
