Cara Mengobati Luka Kucing untuk Pertolongan Pertama

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat memelihara kucing, tentunya pemilik harus terbiasa dengan perilaku hewan berkaki empat yang lincah ini. Ya, meski mengemaskan, kucing yang aktif sangat beresiko mengalami luka, cedera, maupun sakit. Jangan khawatir dan panik, jika kucing terluka, bawalah segera ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan. Namun sebaiknya Anda tetap mengetahui cara mengobati luka kucing untuk pertolongan pertama.
Tak hanya itu, kucing yang sedang terluka juga umumnya menarik diri atau bahkan bersikap agresif dan galak sehingga sulit untuk didekati. Sebagai pemilik, Anda harus berhati-hati agar kucing tidak trauma maupun tidak melukai diri sendiri. Menurut Buku Pintar Merawat Hewan Kesayangan (2008:166) karya Redaksi AgroMedia, tingkah laku kucing yang aktif dan lincah menandakan kucing tersebut sehat, sedangkan kucing yang tidak sehat akan terlihat pasif, lesu, dan banyak termenung.
Cara Mengobati Luka Kucing untuk Pertolongan Pertama
Menyiapkan pertolongan pertama jika kucing terluka merupakan hal yang penting dilakukan oleh semua pemilik kucing. Hal pertama yang dilakukan untuk mengobati luka kucing tentu saja adalah mengecek luka kucing terlebih dahulu.
Cek jenis luka, apakah luka sayatan, goresan, atau luka bakar. Hal ini penting untuk menentukan hal yang harus dilakukan selanjutnya, Untuk melakukan ini, kamu harus berhati-hati jangan sampai kucing tambah kesakitan.
Rabalah bagian tubuh kucing secara menyeluruh. Jika ada luka yang berdarah, hentikan pendarahan dengan menggunakan kain yang ditahan di bagian luka terlebih dahulu sampai pendarahan berhenti. Sesudah itu bersihkan luka kucing dengan air bersih yang mengalir.
Untuk luka bakar, kompres dengan kain dingin atau es. Kucing mungkin akan kesakitan dan merasa tidak nyaman. Berhati-hatilah saat mengompres kucing Anda.
Jangan sembarangan menggunakan krim atau mengoleskan salep kepada luka kucing Anda. Bisa jadi malah krim atau salep tersebut mengiritasi kucing Anda. Jika sudah melakukan pertolongan pertama pada luka kucing, segera bawa kucing ke dokter hewan terdekat untuk mendapatkan tindakan dan obat yang sesuai.
Jangan menunggu lama, jika kucing semakin lemas segera bawa ke dokter hewan karena bisa saja hal tersebut terjadi karena luka terlalu dalam, kehilangan darah terlalu banyak, atau demam karena infeksi. Segeralah berikan pertolongan yang dibutuhkan agar kucing dapat kembali pulih seperti sedia kala. (AGI)
