Cara Merumuskan Keyakinan Kelas Guna Mendukung Merdeka Belajar

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana merumuskan keyakinan kelas? Guna menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu mengetahui maksud dari keyakinan kelas.
Jika kita mengetahui yang maksud dari keyakinan kelas, tentu akan memudahkan kita memahami cara merumuskan keyakinan kelas. Oleh sebab itu, mari kita simak penjelasan tentang makna keyakinan kelas dan cara untuk merumuskannya dalam uraian berikut.
Baca juga: Nadiem Hadiri Peringatan Hari Guru Nasional, Singgung soal Kurikulum Merdeka
Mengenal Cara Merumuskan Keyakinan Kelas
Keyakinan kelas terdiri dari dua kata dalam bahasa Indonesia, yakni keyakinan dari kata dasar yakin serta kata kelas. Adapun makna dari kedua kata tersebut menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), yaitu:
Keyakinan adalah kepercayaan dan sebagainya yang sungguh-sungguh; kepastian; ketentuan.
Kelas adalah tingkat; ruang tempat belajar di sekolah.
Berdasarkan pengertian dari kata keyakinan dan kelas dalam KBBI, dapat dipahami bahwa keyakinan kelas memiliki kaitan dengan kepastian, ketentuan, dan tingkat (kelas). Namun, perlu digarisbawahi bahwa keyakinan kelas tidak memiliki kaitan dengan kepercayaan sebab keyakinan kelas memang tidak merujuk pada makna agama atau kepercayaan.
Jadi, keyakinan kelas di sini lebih merujuk pada kepastian atau ketentuan kelas. Demikian dapat kita pahami bahwa merumuskan keyakinan kelas artinya membuat rumusan tentang ketentuan kelas.
Yups! Keyakinan kelas hampir serupa dengan kontrak belajar. Namun, keyakinan kelas cenderung tidak memiliki kalimat negatif atau kalimat yang berupa larangan. Keyakinan kelas lebih menekankan pada kalimat-kalimat positif yang bersifat universal. Hal ini sebagaimana penjelasan Noviani (2022: 92) dalam buku yang berjudul From Nothing to Something: Catatan CGP dari Kota Tikar, yaitu:
Keyakinan kelas berupa pernyataan-pernyataan positif. Pernyataan keyakinan kelas senantiasa dibuat dalam bentuk positif.
Setelah mengetahui makna keyakinan kelas secara utuh, mari kita simak cara merumuskan keyakinan kelas berikut ini.
1. Siswa Menulis Keyakinan yang Mereka Inginkan.
Guru dapat mengajak siswa untuk menuliskan keyakinan atau pertanyaan universal yang mereka inginkan selama proses pembelajaran satu semester ke depan. Hal ini penting untuk menampung keinginan siswa agar lebih semangat dalam belajar.
2. Guru dan Siswa Mengulas Keyakinan yang Telah Tertulis
Setelah keinginan siswa tertampung, proses merumuskan keyakinan kelas dapat dilanjutkan dengan mengulas keyakinan kelas.
3. Guru dan Siswa Memilah Keyakinan Kelas yang Penting
Tahap selanjutnya adalah memilah keyakinan kelas yang penting. Jadi, jika ada pernyataan sejenis bisa diambil salah satu yang paling universal.
4. Mengubah Keyakinan Kelas Menjadi Kalimat Positif
Kemudian, proses merumuskan keyakinan kelas lanjut ke tahap mengubah keyakinan kelas yang telah ada menjadi kalimat positif.
5. Mengecek dan Menyepakati Keyakinan Kelas
Tahap terakhir adalah mengecek kembali keyakinan kelas dan menyepakatinya. Tujuannya adalah agar tidak ada keyakinan kelas yang rancu dan seluruh pihak di kelas (siswa serta guru) dapat memegang tanggung jawab keyakinan kelas dengan baik.
Itulah cara untuk merumuskan keyakinan kelas yang dapat dicoba. Semoga dapat bermanfaat, ya! (AA)
