Konten dari Pengguna

Cara Paling Baik untuk Membersihkan Luka Akibat Bahan Kimia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi yang Paling Baik untuk Membersihkan Luka akibat Bahan Kimia Adalah. Sumber: Unsplash/Towfiqu Barbhuiya
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi yang Paling Baik untuk Membersihkan Luka akibat Bahan Kimia Adalah. Sumber: Unsplash/Towfiqu Barbhuiya

Yang paling baik digunakan untuk membersihkan luka akibat bahan kimia adalah air mengalir. Sebagian orang menghabiskan waktunya di laboratorium untuk meneliti atau membuat suatu hal.

Di laboratorium terdapat banyak bahan kimia yang jika terkena kulit akan menimbulkan luka. Luka yang tidak ditangani dengan baik maka akan berakibat buruk.

Pertolongan Pertama Membersihkan Luka Akibat Bahan Kimia

Ilustrasi yang Paling Baik untuk Membersihkan Luka akibat Bahan Kimia Adalah. Sumber: Unsplash/Diana Polekhina

Banyak orang yang bekerja di laboratorium. Laboratorium merupakan salah satu tempat yang sangat berbahaya. Hal ini karena terdapat banyak jenis bahan kimia yang membahayakan untuk tubuh.

Dikutip dari buku Ensiklopedia Bahan Kimia dalam Kehidupan Sehari-Hari, Andewi (2020), bahan kimia merupakan bahan yang diperoleh dari zat kimia dengan susunan molekul tertentu. Terdapat berbagai jenis bahan kimia yang bersifat iritan.

Bahan kimia yang bersifat iritan tersebut jika mengenai kulit maka akan menyebabkan iritasi bahkan luka bakar. Bahan kimia yang dapat menyebabkan luka bakar misalnya adalah yang mengandung zat asam kuat.

Luka bakar akibat bahan kimia jauh lebih serius dibandingkan dengan luka bakar akibat api. Hal itu karena bahan kimia dapat menempel pada tubuh. Lantas bagaimana membersihkan luka tersebut?

Cara yang paling baik digunakan untuk membersihkan luka akibat bahan kimia adalah dengan air mengalir. Berikut pertolongan pertama saat mengalami luka bakar akibat bahan kimia.

  1. Jauhkan bahan kimia yang menyebabkan luka bakar dari jangkauan

  2. Bilas luka bakar tersebut dengan air mengalir selama sepuluh hingga dua puluh menit. Jika bahan kimia terkena mata, maka bilas mata terus menerus minimal dua puluh menit.

  3. Lepaskan pakaian atau aksesoris yang terkena kontak dengan bahan kimia

  4. Bungkus area luka bakar dengan perban atau lap bersih secara longgar

  5. Jika luka bakar tidak terlalu dalam, gunakan pereda nyeri seperti paracetamol (acetaminophen) atau ibuprofen

Cari pertolongan medis jika setelah mengalami luka bakar terjadi gejala seperti berikut ini.

  • Luka bakar lebih dari 7 cm

  • Luka bakar terjadi di area sendi besar seperti di lutut

  • Rasa sakit tidak kunjung hilang dengan pemberian obat nyeri

  • Muncul tanda dan gejala syok, tekanan darah melemah, pusing, dan nafas pendek

Baca juga: Ciri-Ciri Flu Singapura Sudah Sembuh dan Cara Pencegahannya

Cara yang paling baik digunakan untuk membersihkan luka akibat bahan kimia adalah air mengalir. Air mengalir hanya digunakan sebagai pertolongan pertama. Jika mengalami gejala-gejala yang abnormal segera pergi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. (FAR)