Ciri atau Sifat pada Manusia Diturunkan dari Generasi ke Generasi melalui Apa?

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ciri atau sifat pada manusia diturunkan dari generasi ke generasi melalui apa? Setiap manusia mewarisi kombinasi gen dari orang tua mereka, yang menentukan berbagai karakteristik fisik dan perilaku.
Beberapa hal yang diturunkan seperti warna rambut, tinggi badan, serta kecenderungan terhadap penyakit tertentu. Proses ini terjadi melalui pembelahan sel selama reproduksi, saat informasi genetik dikodekan dalam DNA dan diwariskan kepada keturunan.
Ciri atau Sifat pada Manusia Diturunkan dari Generasi ke Generasi melalui Proses Pembelahan Sel
Ciri atau sifat pada manusia diturunkan dari generasi ke generasi melalui proses yang melibatkan pembelahan sel dan pewarisan genetik. Proses tersebut berhubungan erat dengan gen dan DNA.
Gen adalah unit dasar pewarisan sifat yang terletak pada kromosom. Setiap gen memiliki informasi yang diperlukan untuk membentuk protein, yang pada gilirannya mempengaruhi ciri-ciri fisik dan fungsi tubuh.
Sedangkan DNA (Deoxyribonucleic Acid) adalah molekul yang mengandung kode genetik. Struktur DNA mirip seperti tangga spiral, di mana langkah-langkahnya terdiri dari pasangan basa nitrogen.
Berdasarkan buku The Ultimate Book Tubuh Manusia, Claudia Martin, (2024), pewarisan genetik adalah proses saat sifat atau karakteristik diwariskan dari orang tua kepada keturunan melalui gen. Proses pewarisan genetik terjadi melalui beberapa mekanisme:
Pewarisan Mendel: Teori ini dikembangkan oleh Gregor Mendel, yang menunjukkan bahwa sifat-sifat diwariskan dalam pola tertentu. Mendel mengidentifikasi konsep gen dominan dan resesif, yang menjelaskan bagaimana sifat diturunkan dalam keluarga.
Kombinasi Genetik: Ketika gamet (sel reproduksi) bertemu selama fertilisasi, kombinasi gen dari kedua orang tua menciptakan keragaman genetik pada keturunan. Proses ini menciptakan variasi yang berguna pada proses evolusi dan adaptasi organisme terhadap lingkungan.
Mutasi: Perubahan yang terjadi pada DNA dapat menciptakan variasi genetik baru. Beberapa mutasi dapat diwariskan ke generasi berikutnya dan dapat memengaruhi sifat individu.
Dalam penurunan sifat pada manusia, dua jenis pembelahan sel yang terjadi adalah:
Mitosis: Proses pembelahan sel ini menghasilkan dua sel anak yang identik secara genetik dengan sel induknya. Mitosis penting untuk pertumbuhan dan perbaikan sel dalam tubuh.
Meiosis: Proses pembelahan sel ini menghasilkan sel gamet (sel telur dan sperma) yang memiliki setengah jumlah kromosom dari sel induknya. Meiosis menghasilkan variasi genetik, yang penting untuk proses reproduksi.
Setelah zigot terbentuk, proses perkembangan berlangsung dengan ekspresi gen. Tidak semua gen aktif pada saat yang sama; beberapa gen dapat diaktifkan atau dinonaktifkan oleh faktor lingkungan, hormon, atau interaksi dengan gen lain.
Proses inilah yang akan berkontribusi pada variasi sifat, seperti warna mata, tinggi badan, dan kecenderungan terhadap penyakit tertentu.
Baca Juga: Istilah Bagian Sel yang Mempengaruhi Penurunan Sifat Makhluk Hidup
Ciri atau sifat pada manusia diturunkan dari generasi ke generasi melalui proses pembelahan sel dan pewarisan gen. Proses pewarisan sifat pada manusia melalui pembelahan sel dan mekanisme genetik adalah hal penting untuk pertumbuhan, perkembangan, dan keberagaman genetik dalam populasi. (DNR)
