Ciri-Ciri Bahasa yang Lazim Digunakan dalam Pembuatan Poster

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Poster merupakan media yang sangat populer digunakan oleh masyarakat dunia dengan tujuan untuk menyampaikan pesan maupun informasi tertentu. Tampilan poster yang dibagikan ke publik sudah pasti menarik dan terlihat mencolok sehingga ada banyak orang yang mau melihatnya. Nah, perlu diketahui bahwa lazimnya poster mempergunakan bahasa yang singkat dan jelas. Sebab, semua hal yang ada dalam poster harus bisa dipahami oleh setiap orang yang melihatnya. Simak artikel ini untuk cari tahu lebih banyak tentang poster.
Pengertian, Ciri-Ciri, dan Kaidah Kebahasaan dalam Poster
Secara umum, poster bisa diartikan sebagai media publikasi berupa tulisan yang dikombinasikan dengan gambar. Adapun poster sendiri berisi tentang pemberitahuan, pengumuman, atau bahkan iklan. Tujuannya sudah pasti adalah untuk memberikan informasi kepada publik. Kini Anda bisa dengan mudah menemukan poster di berbagai tempat umum yang mudah diakses, seperti pinggir jalan, bangunan, dan lainnya.
Menurut Ekokasih, pengertian poster adalah tulisan atau plakat yang dipasang di tempat-tempat umum berupa pengumuman yang berisi pesan atau imbauan untuk masyarakat. Nah, berikut ini adalah berbagai ciri-ciri poster yang dapat Anda ketahui.
Desain grafis dari poster harus memuat komposisi yang terdiri atas huruf dan gambar di atas media kertas atau kain yang berukuran besar.
Poster pada umumnya dibuat dengan perpaduan warna yang kuat dan kontras.
Poster lazimnya mudah dipahami oleh masyarakat awam.
Pesan yang ingin disampaikan sebaiknya disertai dengan gambar.
Poster bisa dibaca secara sambil lalu dan tetap dapat dimengerti.
Sedangkan mengutip dari buku Top Fokus Ulangan & Ujian SMP: Ulangan & Ujian SMP karya Tim Maestro Eduka (2020:201), lazimnya poster mempergunakan bahasa yang singkat, jelas, dan tidak rancu agar mudah dipahami. Kemudian untuk ciri kaidah kebahasaan dalam poster adalah sebagai berikut.
Bahasa yang digunakan sifatnya persuasif.
Bahasa tidak boleh mengandung unsur SARA.
Bahasa yang digunakan harus menyatu dengan tema.
Berisi tentang pemberitahuan, berukuran besar, serta dipajang di tempat-tempat umum.
Gambar yang ada pada poster lebih mendominasi dibanding tulisan.
Demikian penjelasan tentang poster. Semoga bermanfaat. (Anne)
