Ciri-Ciri Candi yang Bercorak Hindu di Indonesia

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada sebuah pertanyaan yang berbunyi tentang tuliskan ciri-ciri candi yang bercorak Hindu. Sebagai negara yang memiliki beberapa peninggalan candi Hindu, tentu mengetahui ciri-ciri candi bercorak Hindu sangat mudah untuk diketahui.
Pengaruh Hindu yang masuk ke Indonesia telah berasimilasi dengan budaya asli Indonesia dan membentuk kebudayaan yang khas sehingga ciri peninggalan Hindu di Indonesia berbeda dengan kebudayaan aslinya di India.
Tuliskan Ciri-Ciri Candi yang Bercorak Hindu!
Menurut DR. W. F. Stutterheim dan N. J. Krom, nama "candi" merupakan kependekan dari kata "candika" yang merupakan salah satu nama dari Dewa Durga di Indonesia. Dewa Durga disebut pula dengan nama Dewa Maut.
Pengertian lain tentang candi menurut DR. Soetjipto Wirjosuparto yaitu mengandung akar kata dari "ndi" yang memiliki arti penghormatan, kata "pundi" berarti menghormati.
Mengutip buku IPS Terpadu Untuk SMP dan MTs Kelas VII Semester 2, Sri Pujiastuti, Dkk (2007), candi-candi Hindu biasanya berfungsi sebagai makam raja. Hal ini berbeda dengan fungsi candi-candi Buddha yang hanya digunakan sebagai tempat pemujaan saja.
Di dalam candi Hindu, disimpan abu jenazah raja yang ditaruh dalam peti batu. Oleh karena itu, candi juga berfungsi sebagai tempat pemujaan.
Beberapa candi yang bercorak Hindu di Indonesia adalah Candi Prambanan, Candi Jajagu (Jago), Candi Gedongsongo, Candi Dieng, Candi Panataran, Candi Selogrio, Candi Pringapus, Candi Singasari, dan Candi Kidal.
Jika ada pertanyaan yang meminta untuk tuliskan ciri-ciri candi yang bercorak Hindu, maka dapat dilihat dari candi-candi di tempat ditemukan, terdapat sejumlah perbedaan. Ciri-ciri candi Hindu tersebut adalah sebagai berikut.
Candi-candi Hindu di Jawa Tengah berukuran besar dengan puncak berbentuk stupa dan gawang pintu berbentuk kala makara.
Candi-candi Hindu di Jawa Tengah menghadap ke timur dan berada di tengah-tengah halaman atau taman.
Bahan pembuat candi-candi Hindu di Jawa Tengah berasal dari batu andesit.
Candi-candi Hindu di Jawa Timur berukuran ramping dengan puncak berbentuk kubus dan gawang pintu diberi kala.
Candi-candi Hindu di Jawa Timur menghadap ke barat dan terletak di bagian halaman atau taman.
Bahan pembuat candi-candi Hindu di Jawa Timur berasal dari batu bata.
Umumnya, hiasan pada dinding-dinding candi-candi Hindu di Indonesia menggambarkan keadaan alam gunung, berupa makhluk ajaib atau tumbuhan. Selain itu, ada juga yang menggambarkan cerita-cerita kepahlawanan seperti relief Ramayana di Candi Prambanan.
Baca Juga: Perbedaan Fungsi Candi dalam Agama Hindu dan Agama Buddha
Demikian uraian jawaban untuk pertanyaan yang meminta tuliskan ciri-ciri candi yang bercorak Hindu. Cara mudah untuk mengetahui dan mempelajari corak candi Hindu adalah dengan mengunjunginya. (ARD)
