Ciri-Ciri HP Refurbish dan Cara Membedakannya dengan Original

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat ini, HP menjadi barang yang penting dan berkembang pesat. Terlebih, ada banyak pilihan HP di pasaran yang dapat dipilih konsumen. Salah satunya HP refurbish. Akan tetapi, banyak yang bingung dalam memahami ciri-ciri HP refurbish.
HP refurbish banyak dipilih karena harganya yang lebih terjangkau. Bagaimanapun juga, ciri-ciri dari HP tersebut perlu diketahui agar pembeli bisa mempertimbangkannya dengan jenis HP lainnya.
Ciri-Ciri HP Refurbish untuk Diketahui
Dalam kamus Cambridge, refurbish merupakan istilah sebagai proses atau hasil produk yang diperbarui melalui pengecatan, perbaikan, dan lainnya agar mendapat tampilan baru kembali.
Sedangkan dikutip dari buku Fenomena Bisnis Ekonomi Terkini Seri 3 oleh Achmad Setyo Hadi, dkk. (2024) refurbish adalah pembaruan kembali produk yang sudah tidak berfungsi agar dapat berfungsi kembali.
Prinsip ini lebih umum diimplementasikan di industri elektronik, banyak produk elektronik yang sudah tidak berfungsi dipulihkan kembali agar dapat berfungsi sama seperti sebelumnya.
Terdapat beberapa ciri-ciri yang membedakan HP refurbish yang membedakan dengan yang original atau orisinil, yakni:
Terdapat tulisan refurbish dari pihak pabrikan atau Certified Pre Owned (CPO) pada produk Apple.
Biasanya, kemasan HP refurbish sedikit berbeda atau tidak memiliki desain sebaik HP orisinil.
Kemasan memiliki segel utuh.
Dilengkapi dengan garansi pabrikan dalam jangka waktu tertentu.
Harga lebih murah dibandingkan HP original.
Cara Membedakan HP Refurbish dan Original
Setelah mengetahui ciri-ciri HP refurbish, akan lebih mudah dalam membedakannya dengan HP original maupun rekondisi. Berikut beberapa caranya membedekannya.
HP refurbish memiliki kemasan yang berbeda dengan original. Hal ini memudahkan masyarakat untuk membeli HP yang benar-benar dari pabrik ataupun sudah mengalami perbaikan dari perusahaan.
Harga HP refurbish lebih rendah dibandingkan dengan HP original. Akan tetapi, HP refurbish lebih mahal dibandingkan dengan HP rekondisi.
Hal ini terjadi karena HP refurbish telah diperbaiki pabrikan dengan kualitas yang setara dengan HP orisinil. Sedangkan HP rekondisi bisa menggunakan komponen yang tidak diketahui kualitasnya.
Garansi HP refurbish memiliki jangka waktu yang lebih sedikit atau sama seperti HP orisinil. Namun garansi HP refurbish lebih lama dibandingkan dengan HP rekondisi yang memiliki jangka waktu pendek atau tidak ada sama sekali.
Baca Juga: Cara Upload Foto di Instagram Lewat HP dengan Langkah Praktis
Sekarang, ciri-ciri HP refurbish dan cara membedakannya dengan HP orisinil sudah diketahui. Jadi, tak perlu bingung lagi saat ingin membeli HP.(MZM)
