Konten dari Pengguna

Ciri-Ciri Jajar Genjang dalam Pembelajaran Matematika

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-Ciri Jajar Genjang dalam Pembelajaran Matematika. (Foto: Joshua_seajw92 by https://pixabay.com/id/)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-Ciri Jajar Genjang dalam Pembelajaran Matematika. (Foto: Joshua_seajw92 by https://pixabay.com/id/)

Dalam pembelajaran matematika, bangun data merupakan bagian dari bidang datar yang dibatasi oleh garis-garis berupa garis lurus maupun garis lengkung. Salah satu contoh bangun datar adalah jajar genjang. Apa ciri-ciri jajar genjang?

Faktanya jajar genjang adalah suatu bangun datar atau bangun dua dimensi yang terbentuk dari garis lurus dan tergolong ke dalam poligon. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai jajar genjang.

Baca juga: Mengenal Sifat Bangun Prisma dalam Pembelajaran Matematika

Penjelasan Ciri-ciri Jajar Genjang

Ilustrasi Ciri-Ciri Jajar Genjang dalam Pembelajaran Matematika. (Foto: 777546 by https://pixabay.com/id/)

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa jajar genjang adalah suatu bangun datar atau bangun dua dimensi yang terbentuk dari garis lurus. Dikutip dari buku Cara Asyik Belajar Bangun Datar di SD yang ditulis oleh Putri Handayani, berikut adalah rumus lengkap jajar genjang:

  • Luas = alas x tinggi, alas adalah panjang alas dan tinggi adalah panjang tinggi.

  • Keliling = 2 x alas + 2 x sisi miring (atau jumlah semua sisinya).

Maka dari kedua rumus di atas, dapat dsimpulkan luas jajar genjang adalah perkalian tinggi dnegan panjang alasnya, sedangkan keliling merupakan dua kali penjumlahan sisi miring.

Sebetulnya jajar genjang mirip dengan persegi. Hal tersebut dikarenakan kedua bangun datar itu memiliki 4 sisi. Namun, terdapat ciri-ciri jajar genjang yang membedakannya dengan bangun datar lainnya:

  1. Sisi-sisi berhadapan pada jajar genjang adalah sejajar dan kongruen.

  2. Diagonal pada jajar genjang membaginya menjadi dua segitiga yang kongruen.

  3. Sudut-sudut yang berhadapan pada jajar genjang adalah kongruen. Sementara sudut-sudut yang berurutan pada bangun tersebut adalah suplementer.

  4. Diagonal pada jajar genjang saling membagi dua satu sama lain.

Agar kamu lebih paham, berikut adalah contoh soal mudah pembelajaran jajar genjang:

Sebuah jajar genjang memiliki luas total yakni 24 cm² dan panjang alasnya adalah 8 cm. Lalu, berapakah tinggi dari jajar genjang tersebut?

Jawaban:

Luas = alas x tinggi

24 cm² = 8 cm x tinggi

Tinggi = 24 cm² : 8 cm

Tinggi = 3 cm

Maka, tinggi dari jajar genjang tersebut adalah 3 cm dengan luas 24 cm².

Demikian penjelasan ciri-ciri jajar genjang yang lengkap. Semoga pembelajaran di atas bermanfaat! (CHL)