Ciri-Ciri Khusus Manusia Purba pada Pithecanthropus Erectus

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia merupakan wilayah yang penuh dengan peninggalan masa prasejarah, baik fosil maupun alat-alat dan hasil kebudayaan. Pada masa prasejarah, manusia hidup dengan sangat sederhana. Mereka belum mengenal tulisan, sehingga para arkeolog meneliti kehidupan manusia prasejarah melalui fosil atau alat-alat bantu yang digunakan, seperti kapak perimbas, beliung persegi, dan menhir. Salah satu fosil manusia yang ditemukan di Indonesia adalah Pithecanthropus erectus. Sebutan Pithecanthropus erectus menunjukkan ciri khusus manusia purba ini yaitu manusia kera yang berjalan tegak lurus. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai manusia sejarah Pithecanthropus erectus.
Mengenal Manusia Sejarah Pithecanthropus erectus
Pithecanthropus erectus ditemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1891 di lembah Bengawan Solo, Desa Trinil, Jawa Tengah. Fosil ini ditemukan di Trinil (lembah Bengawan Solo) dan diperkirakan hidup 1 juta hingga 1,5 juta tahun yang lalu. Dikutip dari buku Sejarah untuk SMP dan MTs yang ditulis oleh Nana Nurliana Soeyono & Sudarini Suhartono (2008: 12), sebutan Pithecanthropus erectus menunjukkan ciri khusus manusia purba ini yaitu manusia kera yang berjalan tegak lurus. Berikut adalah ciri-ciri dari manusia purba Pithecanthropus erectus:
Bentuk tubuh Pithecanthropus erectus lebih kecil dari Pithecanthropus mojokertensis dengan tinggi badan sekitar 160-189 cm.
Berjalan tegak dengan badan yang tegap.
Memiliki alat pengunyah yang kuat.
Memiliki rahang yang kuat dan menonjol ke depan.
Tonjolan kening tebal dan melintang sepanjang pelipis.
Hidung lebar dan tidak berdagu.
Makanan berupa tumbuhan dan daging hewan buruan.
Memiliki hidung yang tebal.
Bagian belakang kepala menonjol.
Pithecanthropus hidup pada awal Kala Pleistosen awal, Pleistosen tengah, dan Pleistosen akhir. Fosil-fosilnya banyak ditemukan di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pada kala Pleistosen, daerah tersebut diperkirakan berupa padang rumput dengan pepohonan yang jauh jarak tumbuhnya. Sebutan Pithecanthropus erectus menunjukkan ciri khusus manusia purba ini yaitu manusia kera yang berjalan tegak lurus. Semoga informasi di atas bermanfaat! (CHL)
