Ciri-Ciri Objek pada Unsur Kalimat dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Objek merupakan salah satu unsur dalam kalimat. Terdapat ciri-ciri objek yang membedakan dengan unsur kalimat lainnya.
Kalimat adalah satuan bahasa terkecil yang merupakan kesatuan pikiran. Kalimat dalam bahasa tulis diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik, tanda seru, atau tanda tanya.
Ciri-Ciri Objek dan Contoh Kalimatnya
Kalimat disusun berdasarkan unsur-unsur berupa kata, frasa, dan atau klausa. Diambil dari buku Bahasa Indonesia Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi, Widjono HS (2007:149), berikut adalah ciri-ciri objek dan contoh kalimatnya.
1. Objek
Kehadiran objek dalam kalimat bergantung pada jenis predikat kalimat serta ciri khas objek itu sendiri. Ciri-ciri objek yaitu.
Berupa kata benda.
Tidak didahului kata depan.
Mengikuti secara langsung di belakang predikat transitif.
Jawaban apa atau siapa yang terletak di belakang predikat transitif.
Dapat menduduki fungsi subjek apabila kalimat itu dipasifkan.
Adapun fungsi objek antara lain:
Membentuk kalimat dasar pada kalimat berpredikat transitif.
Memperjelas makna kalimat.
Membentuk kesatuan atau kelengkapan pikiran.
Contoh objek dalam kalimat adalah sebagai berikut.
Mahasiswa itu menerangkan kerangka berpikirnya. Mereka mendiskusikan antikorupsi.
2. Subjek
Subjek atau pokok kalimat merupakan unsur utama pada kalimat. Ciri-ciri subjek antara lain.
Jawaban apa atau siapa.
Didahului kata bahwa.
Berupa kata atau frasa benda (nomina).
Disertai kata ini, atau itu.
Disertai pewatas yang.
Kata sifat didahului kata si atau sang; si cantik, si kecil, sang perkasa.
Tidak didahului preposisi; di, dalam, pada, kepada, bagi, untuk, dari, menurut, berdasarkan, dan lain-lain.
Tidak dapat diingkarkan dengan kata tidak, tetapi dapat dengan kata bukan.
Adapun fungsi subjek antara lain.
Membentuk kalimat dasar, kalimat luas, kalimat tunggal, kalimat majemuk.
Memperjelas makna.
Menjadi pokok pikiran.
Menegaskan (memfokuskan) makna.
Memperjelas pikiran ungkapan.
Membentuk kesatuan pikiran.
Contoh subjek dalam kalimat adalah sebagai berikut.
Saya sudah mulai mengantuk.
Air sungai kecil itu terus menerus menggericik.
Baca juga: Pihak yang Menjadi Objek Pembaca Iklan dalam Teknik Marketing
Demikian ciri-ciri objek dalam bahasa Indonesia. Objek merupakan unsur kalimat yang dapat diperlawankan dengan subjek.(DK)
