Ciri-Ciri Pemimpin Zalim Menurut Islam dan Akibat yang akan Diperolehnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjadi pemimpin dalam Islam bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itulah, tidak semua orang pantas dan mampu untuk menjadi seorang pemimpin. Tanpa akhlak dan kemampuan yang mumpuni, tentunya seseorang tidak akan bisa menjadi pemimpin yang bijaksana. Bahkan dalam agama Islam dikenal istilah pemimpin yang zalim. Lantas, sebenarnya apa itu pemimpin zalim? Yuk, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel di bawah ini.
Ciri-Ciri Pemimpin Zalim Menurut Islam
Mengutip dari buku Seni Kepemimpinan Para Nabi karya Bachtiar Firdaus (2016), setidaknya ada lima ciri-ciri pemimpin zalim menurut Islam yang perlu Anda ketahui antara lain sebagai berikut.
Pemimpin yang sesat.
Pemimpin yang jahil dan juga membenci ajaran agama.
Pemimpin yang menolak adanya kebenaran dan cenderung dekat dengan kemungkaran.
Pemimpin yang mengancam rakyatnya atau bawahannya.
Pemimpin yang bersikap diktator, zindiq, serta selalu menipu rakyat.
Akibat yang akan Diperoleh Para Pemimpin Zalim
Dalam Islam, pemimpin yang baik adalah mereka yang bisa bersikap jujur, adil, dan juga tidak semena-mena. Oleh karena itulah, pemimpin tidak boleh melakukan sesuatu yang dapat mencelakai rakyat dan bangsanya. Hal ini juga sudah dijelaskan dalam Surat Asy-Syura ayat 42 yang artinya sebagai berikut.
“Sesungguhnya dosa itu atas orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih.”
Hal senada juga sempat disebutkan dalam HR. Muslim yang berbunyi sebagai berikut.
“Barangsiapa yang menipu kami, bukanlah dia dari golongan kami.”
Bahkan Nabi Muhammad SAW juga pernah bersabda bahwa setiap orang adalah pemimpin yang bertanggung jawab atas kepemimpinannya tersebut. Dalam hadist riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi berbunyi sebagai berikut.
“Barangsiapa yang diangkat oleh Allah menjadi pemimpin bagi kaum Muslim, lalu ia menutupi dirinya tanpa memenuhi kebutuhan mereka, (menutup) perhatian terhadap mereka, dan kemiskinan mereka. Allah akan menutupi (diri-Nya), tanpa memenuhi kebutuhannya, perhatian kepadanya, dan kemiskinannya.”
Itu dia penjelasan singkat mengenai ciri-ciri dan akibat yang akan diperoleh bagi para pemimpin zalim. Jadi, semoga kita dihindarkan dari para pemimpin yang zalim, ya. (Anne)
