Konten dari Pengguna

Ciri-Ciri Teks Narasi beserta Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-Ciri Teks Narasi, Foto: Pexels/Picjumbo.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-Ciri Teks Narasi, Foto: Pexels/Picjumbo.com

Ada berbagai jenis macam teks yang kita pelajari di sekolah, salah satunya adalah teks narasi. Apakah kalian sudah mengetahui ciri-ciri teks narasi yang membedakan teks tersebut dengan teks lain beserta contohnya? Jika belum mengetahuinya, simak ciri-ciri teks narasi beserta contohnya di bawah ini.

Ciri-Ciri dan Contoh Teks Narasi

Sebelum beranjak ke ciri-ciri teks narasi, kalian perlu mengetahui lebih dulu apa itu teks narasi. Menurut buku Top Fokus Ulangan & Ujian SMP oleh Tim Maestro Eduka (2020:291), narasi adalah paragraf yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian. Dalam karangan atau paragraf narasi terdapat alur cerita, tokoh, setting, dan konflik. Paragraf naratif tidak memiliki kalimat utama.

Berikut ciri-ciri teks narasi:

  1. Unsur perbuatan atau tindakan ditonjolkan dalam teks ini

  2. Teks memiliki urutan waktu

  3. Memiliki alur yang jelas

  4. Memiliki tema, latar, karakter dan sudut pandang

  5. Memiliki konflik

  6. Kejadian yang diceritakan dapat berupa kejadian yang benar-benar terjadi atau imajinasi

  7. Mempunyai tokoh dan perwatakan yang jelas

  8. Memiliki hubungan antara urutan waktu dan tempat

  9. Memiliki nilai estetika

Ilustrasi Ciri-Ciri Teks Narasi, Foto: Pexels/Ivan Samkov

Setelah mengetahui ciri-ciri teks narasi, berikut contoh singkatnya agar kalian semakin memahami teks narasi:

Kejutan dari Tuhan

Pagi ini Indah bangun dalam keadaan sangat lapar. Maklum, ia belum makan dari kemarin. Uangnya habis untuk membeli obat ibunya yang sakit-sakitan. Hal ini sudah dilakukan bertahun-tahun oleh Indah setelah ayahnya pergi meninggalkan mereka. Meskipun demikian, Indah tetap bergegas untuk bekerja di perkebunan karet milik seseorang yang sangat kaya di kampungnya. Dalam hatinya, ia berdoa agar ia mendapat rezeki yang layak hari ini agar ia dan ibunya dapat makan. Setelah berpamitan kepada ibunya, ia pun pergi ke perkebunan itu.

Di tengah perjalanan, ia menemukan tas hitam. Ketika ia buka, ia kaget bukan kepalang karena di dalamnya terdapat banyak sekali uang. Ia bingung sejenak, lalu ia berpikir bahwa mungkin ini milik pemilik kebun tempatnya ia bekerja karena tak ada seorang pun di kampungnya bisa memiliki uang sebanyak itu. Ia pun segera pergi ke pemilik kebun dan benar saja, tas itu milik sang pemilik kebun. Sang pemilik kebun sangat senang sekali tasnya dapat ditemukan setelah terjatuh secara tak sengaja. Sang pemilik kebun pun memberi imbalan yang cukup banyak kepada Indah karena telah mengembalikan tas tersebut. Indah menangis dan bersyukur kepada Tuhan bahwa akhirnya ia dan ibunya bisa makan hari ini. Ia menganggap bahwa ini adalah kejutan dari Tuhan.

Ilustrasi Ciri-Ciri Teks Narasi, Foto: Pexels/Tirachard Kumtanom

Semoga penjelasan tentang ciri-ciri teks narasi beserta contoh singkatnya, dapat dipahami dan menambah wawasan pelajar dalam materi belajar bahasa Indonesia. (LOV)