Ciri-ciri Teks Narasi yang Wajib Kamu Tahu

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teks narasi merupakan salah satu jenis teks dalam penulisan bahasa Indonesia. Teks narasi memiliki ciri khusus, yakni berisi tentang baik karangan fiksi maupun nonfiksi yang ditulis secara runtut berdasarkan kronologisnya. Untuk memahami perbedaan teks narasi dengan jenis teks lainnya, kita perlu paham ciri-ciri teks narasi lebih lanjut.
Ciri-ciri Teks Narasi
Nani Darmayati (2007: 12) dalam buku Bahasa Indonesia menyebutkan ada tiga ciri-ciri teks narasi. Ciri-ciri tersebut adalah sebagai berikut.
Adanya unsur perbuatan atau tindakan.
Adanya unsur rangkaian waktu, informatif.
Adanya sudut pandang penulis.
Untuk memahami tentang sudut pandang, kamu dapat mengklik artikel di bawah ini.
Berdasarkan ciri-ciri teks narasi yang telah disebutkan oleh Darmayanti, kini kita paham bahwa hal yang membedakan teks narasi dengan teks lainnya adalah memiliki unsur perbuatan, rangkaian waktu, dan sudut pandang penulis. Artinya, ketiga unsur tersebut tidak akan dimiliki oleh jenis teks lainnya dalam penulisan bahasa Indonesia.
Setelah memahami ciri-ciri teks narasi, sekarang saatnya kita memahami struktur dari teks narasi. Jika dalam pelajaran Bahasa Inggris, narrative text mempunyai empat struktur, yakni orientation, complication, resolution, dan reorientation. Struktur teks narasi dalam pelajaran Bahasa Indonesia juga memiliki empat struktur. Namun, memiliki istilah yang berbeda. Berikut adalah empat struktur teks narasi yang dilansir dari buku Libas AKM untuk SD/MI 2021 karya Lianingsih (2020: 39).
Orientasi = bagian yang menggambarkan tentang tokoh, karakter (perwatakan), latar, serta alur cerita.
Komplikasi = bagian yang memiliki pengenalan konflik yang terjadi pada cerita tersebut.
Resolusi = bagian akhir dari cerita.
Coda =bagian yang mengandung petuah atau nilai moral pada cerita/teks narasi.
Apakah sudah memiliki gambaran untuk membuat teks narasi? Supaya kamu makin percaya diri untuk menulis teks narasi, berikut adalah contoh kerangka teks narasi yang dapat menambah referensi.
Contoh Kerangka Teks Narasi tentang Keledai
Keledai yang Baik Hati
Orientasi: Seorang petani wortel memiliki seekor keledai.
Komplikasi: Petani memutuskan membeli kuda supaya dapat mengangkut hasil panen yang lebih banyak. Namun, kuda itu nakal dan sengaja menghabiskan wortel petani.
Resolusi: Keledai pun berusaha berteman dengan kuda dan menasehatinya.
Coda: Sebgai teman, kita perlu saling menasihati dan mengajak dalam hal baik.
Yuk, coba buat teks narasi! Siapa tahu kamu punya bakat menjadi seorang penulis. (AA)
