Ciri Isi dalam Surat Pribadi dan Perbedaannya dengan Surat Dinas

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi dari negara Indonesia. Oleh sebab itu, warga negara Indonesia harus menguasainya. Tidak hanya dapat menguasai bahasa Indonesia secara lisan, namun warga Indonesia juga sudah seharusnya bisa berbahasa Indonesia secara tulisan dengan baik. Hal ini agar kita bisa semakin lancar dalam berkomunikasi, salah satunya melalui surat. Dalam bahasa Indonesia sendiri terdapat dua jenis surat, yakni surat pribadi dan surat dinas. Lalu, apa ciri isi dalam surat pribadi yang membedakannya dengan surat dinas? Simak penjelasannya di bawah ini.
Surat Pribadi dan Surat Dinas
Apakah Anda sudah tahu apa sebenarnya itu surat? Dikutip dari buku Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi oleh Alfian Rokhmansyah, dkk (2018:143), ditinjau dari isinya, surat merupakan jenis karangan (komposisi) paparan – pengarang mengemukakan maksud dan tujuannya, menjelaskan apa yang dipikirkan dan dirasakannya. Ditinjau dari wujud peraturannya, surat merupakan percakapan tertulis. Ditinjau dari fungsinya, surat adalah alat sarana komunikasi tulis.
Surat dibedakan menjadi dua. Jenis surat yang pertama adalah surat pribadi. Surat pribadi ialah surat yang berisi hal-hal pribadi. Biasanya surat ini ditulis untuk keluarga, teman, saudara, dan lain sebagainya. Ciri-ciri surat pribadi adalah:
Tidak ada kop surat atau kepala surat
Tidak ada nomor surat
Bahasanya bisa disesuaikan dengan tujuan dari surat tersebut
Menggunakan bahasa sehari-hari yang non formal atau santai, termasuk salam pembuka dan penutup
Memiliki gaya penulisan yang bebas
Jenis surat kedua adalah surat dinas. Surat dinas merupakan surat yang berisi hal-hal resmi dan berkaitan dengan urusan dari suatu instansi atau lembaga. Contoh surat dinas adalah surat kuasa, surat tugas, dan lain sebagainya. Berikut ciri-ciri surat dinas:
Memiliki kop surat atau kepala surat
Memiliki nomor surat
Selalu menggunakan bahasa resmi dan formal, termasuk pada salam pembuka dan penutup
Gaya penulisan surat resmi harus sesuai dengan kaidah kebahasaan dan menggunakan kata-kata baku
Berisi stempel dari instansi atau lembaga tersebut.
Itulah ciri-ciri dari surat dinas yang membedakannya dengan surat pribadi. Bagaimana, apakah Anda sudah paham? (LOV)
