Ciri Orang Munafik Ada 3, Ini Penjelasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam hadis Rasulullah Saw yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, disebutkan bahwa ciri orang munafik ada 3. Dari hadis ini, umat muslim dapat melakukan instropeksi diri dengan melihat apakah ada tiga sifat ini dalam diri umat muslim.
Allah telah membagi manusia menjadi tiga golongan, yang pertama golongan orang-orang beriman (mukminin), yang kedua golongan orang-orang yang ingkar (kafirin), dan yang ketiga golongan orang-orang munafik (munafiqin).
Ciri Orang Munafik Ada 3, Ini Penjelasannya yang Harus Diketahui
Mengutip buku Akhlak Ulama Salaf dalam Bergaul, Syaikh Abu Abdurrahman Ridha (2013), ciri orang munafik ada 3, yaitu (1) ketika berbicara ia dusta, (2) ketika berjanji ia mengingkari, dan (3) ketika ia diberi amanat ia berkhianat.
Uraian di atas ada dalam hadist Rasulullah Saw yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Dari hadis tersebut, umat muslim harus melakukan introspeksi diri dengan melihat apakah ada tiga sifat ini dalam dirinya.
Apakah jika berbicara, umat muslim sering melakukan kedustaan? Apakah jika berjanji pada seseorang dan juga pada diri sendiri, umat muslim sering mengingkarinya? Apakah saat diberi suatu tanggung jawab atau amanat, umat muslim memiliki kecenderungan untuk mengkhianatinya?
Dalam Tafsir Al-Misbah disebutkan, kata munafik atau nifak terambil dari kata nafaq atau terowongan yang memiliki dua muka yakni kiri dan kanan. Jika dikejar dari mulut terowongan satu, maka akan lari ke mulut terowongan satunya.
Ada sesuatu yang disembunyikan yang tidak terlihat dari mata. Karenanya, sifat munafik termasuk sifat buruk yang sulit untuk dideteksi, sehingga orang yang memiliki sifat ini termasuk musuh dalam selimut dan termasuk dalam kategori pembohong.
Ibnu Rajab al-Hanbali menyebut, kata munafik secara bahasa dapat diartikan sebagai bagian dari penipuan, berbuat licik, dan menunjukkan perbuatan yang berbeda dari yang sebenarnya. Ibnu Rajab al-Hanbali menyebut bahwa sifat munafik terdiri dari dua jenis, yakni munafik secara aqidah dan munafik secara perbuatan.
Orang yang mengatakan bahwa ia termasuk golongan orang yang beriman. Padahal sebenarnya ia mengingkari seluruh ataupun sebagian dari ajaran Islam, maka ini termasuk munafik secara aqidah.
Sementara orang yang menunjukkan perilaku seolah-olah baik, tetapi di belakang ia menyimpan sifat sebaliknya. Semisal seorang umat muslim yang sering berdusta, sering mengingkari janji, sering berkhianat, dan sejenisnya, maka ini adalah termasuk munafik secara perbuatan.
Baca Juga: Apakah Orang yang Sering Mengingkari Janjinya Dapat Dikategorikan Orang Munafik?
Demikian penjelasan tentang ciri orang munafik ada 3. Semoga informasi ini dapat bermanfaat. (ARD)
