Konten dari Pengguna

Contoh Alat Musik Tradisional dari Berbagai Provinsi di Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi gamelan Jawa sebagai salah satu contoh alat musik tradisional. Sumber: indonesia.go.id
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gamelan Jawa sebagai salah satu contoh alat musik tradisional. Sumber: indonesia.go.id

Indonesia merupakan negara yang dikenal memiliki keberagaman budaya tradisional di setiap daerahnya. Hal itupun bisa tampak dari berbagai contoh alat musik tradisional yang khas dari setiap provinsinya. Sebagai bagian dari warga Indonesia, maka kita tentu perlu mengenal apa saja jenis-jenis alat musik tradisional yang menjadi ciri khas tiap-tiap kebudayaan daerah tersebut.

Mengutip dari buku Seni Musik Tradisi Nusantara, Ketut Wisnawa dan Ida Bagus Arya (2020: 8), contoh alat musik tradisional di Indonesia sangatlah beragam, namun berdasarkan sumber bunyinya, alat-alat musik tersebut dapat dikelompokan menjadi 4 jenis yakni:

  1. Membranphone, kelompok alat musik yang sumber bunyinya berasal dari selaput membran, contohnya seperti gendang, dan tifa

  2. Aerophone, kelompok alat musik yang berasal atau menggunakan udara, contohnya seruling

  3. Ideophone, alat musik yang bunyinya berasal dari getaran benda itu sendiri. Contohnya seperti kolintang, gong, dan angklung

  4. Chordophone, alat muslik yang bunyinya berasa dari dawai, contohnya seperti alat musik sasando khas Nusa Tenggara Timur

Contoh Alat Musik Tradisional dari Berbagai Provinsi di Indonesia

Selain dikelompokan berdasarkan sumber bunyinya, contoh alat musik tradisional juga dapat dikelompokan berdasarkan cara memainkannya. Misalnya saja dimanikan dengan cara di pukul (gong/gamelan), dipetik (sasando, kecapi), ditiup (seruling), ditepuk (rebana, gendang) dan digesek.

Adapun contoh alat musik tradisional dari provinsi-provinsi di Indonesia yang perlu diketahui ialah sebagai berikut:

Aceh: Serune Kalee, Rapai, Bangsi Alas, Tambo, dll

Sumatera Utara: Oloan, Ihutan, Panggora, Odap, dll.

Sumatera Barat: Saluang, Gandang Tabuik, Tambua, Serunai atau Puput Serunai, dll.

Riau: Gambus

Kepulauan Riau: Gendang Panjang

Jambi: Akordeon

Sumatera Selatan: Akordeon

Bangka Belitung: Gendang Melayu

Bengkulu: Dol dan Genderang Perang

Lampung: Bende

DKI Jakarta: tehyan dan tanjidor

Banten : gendang dogdog

Jawa Barat: angklung, calung, kecapi dan seruling

Jawa Timur: gamelan dan terompet reog

Jawa Tengah: gamelan dan siter

D.I. Yogyakarta: gamelan Jawa

Bali : gamelan Bali, bumbang dan gengceng

NTB: mandolin, preret, rebana burdah, dan genggong

Ilustrasi sasando sebagai salah satu contoh alat musik tradisional khas NTT. Sumber: indonesia.go.id

NTT: sasando, suling, heo, sowito, thobo, prere, reba, dll

Kalimantan Utara: babun, gambang, dan rebab

Kalimantan Barat: tuma

Kalimantan Tengah: japen dan garantung

Kalimantan Selatan: panting

Kalimantan Timur: sampe

Sulawesi Utara: kulintang

Sulawesi Barat: kecapi mandar, sattung, pompang, dan poponda

Sulawesi Tengah: ganda

Sulawesi Tenggara: ladolado

Sulawesi Selatan: keso-keso, alosu, lembong, dan popondoli

Gorontalo: ganda

Maluku: nafiri

Maluku Utara: fu

Papua Barat: guoto

Papua: tifa

Itulah beberapa contoh alat musik tradisional dari berbagai provinsi yang ada di Indonesia. Semoga ulasan serta informasi tadi dapat bermanfaat. (HAI)