Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.102.2
Konten dari Pengguna
Contoh Alat Musik Tradisional Indonesia yang Ditiup
29 Juli 2021 9:14 WIB
·
waktu baca 1 menitTulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Hafal Mahir Materi IPS SD/MI Kelas 4, 5, 6 oleh Tim Grasindo (2017: 63), alat musik tradisional merupakan alat musik khas suatu daerah yang umumnya dimainkan untuk kegiatan adat. Alat musik tradisional memiliki bentuk yang unik dan terbuat dari bambu, kay, kulit sapi, bulu hewan, dan lain-lain. Cara memainkan alat musik tradisional bermacam-macam, mulai dari dipukul, dipetik, digoyangkan, hingga ditiup. Contoh alat musik tradisional yang ditiup akan kami jelaskan di bawah ini.
ADVERTISEMENT
Contoh Alat Musik Tradisional yang Ditiup
Apa saja contoh alat musik tradisional yang ditiup? Simak penjelasannya di bawah ini:
1. Saluang
Saluang merupakan alat musik khas Minangkabau, Sumatera Barat. Alat musik ini berasal dari talang atau bambu tipis. Orang Minangkabau percaya bahwa material terbaik untuk membuat saluang yaitu berasal dari talang jemuran kain atau talang yang hanyut dan ditemukan di sungai.
2. Suling Lembang
Suling lembang adalah contoh alat musik tradisional yang ditiup dan berasal dari Tana Torajam Sulawesi Selatan. Karakteristik dari suling ini yaitu mempunyai ukuran yang panjangnya sekitar 40 cm hingga 100 cm. Ukuran tersebut membuat suling lembang menjadi suling terpanjang di Indonesia.
3. Suling Bambu
Suling bambu merupakan alat musik khas tanah Sunda, Jawa Barat. Alat musik ini terbuat dari bambu yang bentuknya ramping. Adapun panjang dari suling bambu yakni berkisar antara 15-30 cm dengan diameter 3-4 cm.
ADVERTISEMENT
4. Bangsi Alas
Bangsi alat adalah alat musik tiup yang berasal dariaceh. Bangsi tercipta dari bambu yang panjangnya berkisar 40 cm dan diameter 2,8 cm. Bagian tengah bangsi memiliki lubang sebanyak tujuh buah dan menghasilkan nada yang berbeda-beda.
5. Seruan Banjar
Seruan banjar adalah alat musik yang berasal dari Kalimantan Selatan. Umumnya, alat musik ini dimainkan saat acara adat, seni atau bela diri. Serunai banjar memiliki panjang sekitar 15 cm dan dibalut dengan ukiran yang khas suku Banjar.
Bagian ujung tempat suara kluar memiliki bentuk layaknya lonceng. Sementara itu, pada tempat meniup terdapat reeds ganda yang terbuat dari daun kelapa kering.
(DLA)