Konten dari Pengguna

Contoh Ceramah Singkat tentang Indahnya Bulan Ramadhan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Ceramah Singkat tentang Indahnya Bulan Ramadhan (Foto: Abdullah Arif | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Ceramah Singkat tentang Indahnya Bulan Ramadhan (Foto: Abdullah Arif | Unsplash.com)

Bulan Ramadhan adalah bulan yang dinanti-nanti oleh umat Muslim di seluruh penjuru dunia. Bulan ini adalah bulan yang suci, di mana pahala akan dilipatgandakan. Pada bulan Ramadhan, biasanya orang akan semakin rajin mendengarkan ceramah. Kalian bisa membaca contoh ceramah singkat tentang indahnya bulan Ramadhan dalam artikel ini.

Orang akan berlomba-lomba berbuat kebaikan di bulan penuh keberkahan ini. Selain itu, banyak juga yang memperdalam ilmu agama mereka. Salah satu caranya adalah dengan mendengarkan ceramah.

Baca juga: Arti Marhaban Ya Ramadhan untuk Menyambut Bulan Ramadhan

Ceramah Singkat tentang Indahnya Bulan Ramadhan

Ilustrasi Ceramah Singkat tentang Indahnya Bulan Ramadhan (Foto Ed Us Unsplash.com)

Dikutip dari CMS Cara Menguasai Soal Bahasa Indonesia SMA dan MA Latihan Soal dan Pembahasan HOTS oleh Rianto (2019), teks ceramah merupakan jenis teks yang bertujuan memberikan nasihat dan petunjuk kepada para pendengarnya.

Berikut ini ceramah singkat tentang indahnya bulan Ramadhan yang dikutip dari Kumpulan Kultum Ramadhan: Berkaca Pada Jiwa 2 oleh Windiarto dan Hidayat (2021):

Menyambut Ramadhan

Oleh: Prito Windiarto

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillahi robbil alamin. Wabihi nastainu ala umuri dunya wadin. Assholatu wassalamu ala nabiyina muhammadin Saw. Amma ba’du.

Puji serta syukur kehadirat Allah SWT atas nikmat-Nya yang luar biasa. Sholawat dan salam marilah kita sampaikan kepada junjungan alam, nabi kita, Muhammad saw.

Hadirin yang dimuliakan Allah SWT, Bulan suci ini menyapa kembali. Kemuliaan di hadapan kedatangannya disambut beraneka rasa oleh orang-orang.

Pertama, ada orang yang menyambutnya biasa-biasa saja. Ramadhan baginya tak lebih dari rutinitas tahunan. Tak ada perubahan apa-apa. Biasa saja. Hadirnya bulan kemuliaan baginya tak memberikan pengaruh sedikit pun, selain kenyataan ia harus berpuasa. Menahan lapar dahaga. Bagi orang seperti ini apa yang akan dilewatkan selama Ramadhan ini takkan membekas makna, takkan memberi pengaruh setitik pun.

Kedua, orang yang menanggapi ini secara sinis. Orang ini merasa berat ketika datangnya bulan suci. Ia malas melakukan ibadah. Baginya puasa itu berat. Ramadhan itu bikin enek. Karena selama Ramadhan ia tak lagi bisa makan-makan secara bebas dan berbuat sesuka hati. Orang menganggap datangnya Ramadhan adalah musibah. Naudzubillahimindzalika.

Ketiga, orang yang begitu antusias menyambutnya. Ia merasa istimewa di bulan berkah ini. Ia menyapa Ramdhan dengan kegembiraan. Meski begitu, nyatanya ada dua golongan atas sambutan penuh kegembiraan ini:

Ada yang antusias menyambut, sekadar karena Ramadhan terasa seru. Ada ngabuburit, sahur bersama keluarga, berbuka dengan makanan enak, dan sebagainya.

Ada yang antusias menyambut Ramadhan karena keimanan dan keilmuan. Ia senang karena paham Ramadhan adalah bulan keberkahan. Bulan kemuliaan, saat ganjaran kebaikan dilipatgandakan.

Termasuk orang yang mana kita? Semoga kita termasuk yang menyambut Ramadhan dengan antusias berlandas keimanan dan keilmuan. Pada gilirannya semoga kita bisa mengisi Ramadhan ini dengan banyak kebajikan. Aamiin ya robbal alamin.

Rabbana aatina fidunya hasanah, wafilakhiroti hasanah, waqina adzabannar.

Wassalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Sekian contoh ceramah singkat tentang indahnya bulan Ramadhan. Semoga bermanfaat. (KRIS)