Contoh Diakronik Lengkap dengan Pengertiannya dalam Ilmu Sejarah

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam pelajaran Sejarah, kita menemukan berbagai istilah yang digunakan. Salah satunya adalah diakronik. Apa itu diakronik? Mari kita simak ulasan lengkap mengenai pengertian dan contoh diakronik yang digunakan dalam Ilmu Sejarah.
Pengertian dan Contoh Diakronik dalam Pelajaran Sejarah
Bagi siswa sekolah menengah tingkat atas, pelajaran sejarah menjadi salah satu materi yang dikaji dalam keseharian. Dalam pelajaran ini, siswa diberikan pengetahuan mengenai peristiwa yang terjadi di masa lampau dan memiliki peran besar terhadap kejadian yang berlangsung saat ini.
Pembahasan mengenai Ilmu Sejarah dipaparkan dalam buku berjudul Sejarah Pendidikan Islam: Diandra Kreatif karya Muhamad Tisna Nugraha (2019: 3) yang memaparkan bahwa sejarah merupakan kajian ilmu pengetahuan yang mempelajari segala peristiwa atau kejadian masa lampau dalam kehidupan manusia.
Dalam sejarah konsep tentang siapa yang menjadi subjek dan objek sejarah serta konsep waktu kapan terjadinya suatu peristiwa, menjadi satu kesatuan penting apakah suatu peristiwa bisa disebut sebagai sejarah atau tidak. Kategori sejarah juga dapat dibagi berdasarkan waktu terjadinya suatu peristiwa, yang disebut periodisasi waktu.
Dalam pelajaran sejarah yang dibahas di sekolah, kita pasti menemukan berbagai istilah penting yang perlu diketahui siswa. Salah satunya adalah diakronik. Apa itu diakronik? Pemaparan lengkap mengenai definisi dan contoh diakronik dibahas lengkap dalam buku berjudul Buku Siswa Sejarah Indonesia SMA/MA Kelas 10 yang ditulis oleh Windriati, S.Pd. (2021: 16).
Dikutip dari buku tersebut bahwa diakronik merupakan sesuatu yang melintas, melalui, dan melampaui dalam batasan waktu. Jadi, diakronis adalah suatu perjalanan sejarah yang diurutkan atau diceritakan secara rinci atau dapat dijelaskan, dari awal masalah hingga ujung masalah sejarah itu sendiri sehingga para pembacanya mengikuti cerita tersebut atau dapat diartikan memanjang waktu tetapi terbatas dalam ruang. Diakronik memiliki beberapa ciri di antaranya:
Memanjang, berdimensi waktu
Terus bergerak, hubungan kausalitas
Bersifat naratif, berproses, bertransformasi
Bersifat dinamis
Lebih menekankan pada proses durasi
Digunakan dalam ilmu sejarah
Contoh Diakronik dalam peristiwa sejarah antara lain:
a. Kronologi Pertempuran Ambarawa (20 Oktober—15 Desember 1945)
Tentara Sekutu yang diboncengi NICA mendarat di Semarang pada tanggal 20 Oktober 1945.
Tanggal 23 November 1945 ketika matahari mulai terbit, mulailah terjadi tembak-menembak antara para pejuang kemerdekaan dengan pasukan sekutu
Kolonel Soedirman mengadakan rapat dengan para Komandan Sektor TKR dan Laskar pada tanggal 11 Desember 1945
Serangan mulai dilancarkan pada tanggal 12 Desember 1945 pukul 4.30 pagi.
Pertempuran berakhir pada tanggal 15 Desember 1945 dan Indonesia berhasil merebut Ambarawa. Sekutu dibuat mundur ke Semarang.
b. Kronologi Pertempuran 5 Hari di Semarang (15 Oktober-19 Oktober 1945)
Tawanan Jepang kabur pada hari Minggu, 14 Oktober 1945
Tersiar kabar bahwa sumber air minum di Semarang telah diracuni. Dr Kariadi yang hendak memeriksa sumber air dibunuh oleh tentara Jepang
Terjadi pertempuran yang berlangsung selama lima hari mulai dari 15 Oktober 1945
Itu dia pemaparan lengkap mengenai pengertian dan contoh diakronik yang dipelajari dalam Ilmu Sejarah. Pengetahuan tentang diakronik yang digunakan dalam Ilmu Sejarah ini dapat Anda ketahui untuk memperluas wawasan baru. (DAP)
