Konten dari Pengguna

Contoh Essay Beasiswa Baznas yang Bisa Dijadikan Acuan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 4 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh essay beasiswa baznas. Sumber: Pexels/Gül Işık
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh essay beasiswa baznas. Sumber: Pexels/Gül Işık

Salah satu organisasi yang kerap memberikan beasiswa adalah Lembaga Beasiswa BAZNAS (LBB). Syarat mendaftar beasiswa tersebut adalah menulis essay. Untuk itu, perlu contoh essay beasiswa BAZNAS agar pendaftar mendapat referensi untuk menulis.

Dengan melihat contoh essay ini, pendaftar dapat memiliki gambaran tentang hal-hal apa saja yang perlu dituliskan supaya bisa dilirik pemberi beasiswa.

Contoh Essay Beasiswa BAZNAS dengan Judul: Mengapa Saya Layak Mendapatkan Beasiswa BAZNAS

Ilustrasi contoh essay beasiswa baznas. Sumber: pexels/gül işık

Mengutip situs resminya (https://beasiswa.baznas.go.id/), LBB adalah program dari Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan yang bertugas menyediakan dana pendidikan demi terjaminnya keberlangsungan program pendidikan bagi golongan mahasiswa kurang mampu/miskin sebagai pertanggungjawaban antar generasi.

Dalam tugasnya, LBB menyelenggarakan fungsi Perencanaan, Pelaksanaan, Pengendalian, dan Pelaporan. Untuk itu, beasiswa tidak bisa diberikan kepada sembarang orang. Salah satu seleksinya adalah melalui pembuatan essay. Berikut ini contoh essay beasiswa BAZNAS.

Mengapa Saya Layak Mendapatkan Beasiswa BAZNAS

Penulisan essay yang berjudul "Mengapa Saya Layak Mendapatkan Beasiswa" ini bermaksud untuk memenuhi salah satu syarat beasiswa LBB BAZNAS 2023. Saya awali essay ini dengan pengenalan diri.

Nama saya Mustika Sakti lahir di Boyolali tepatnya pada tanggal 29 Februari tahun 2004. Saya adalah anak ke-3 dari 3 bersaudara. Kedua kakak saya sudah berumah tangga, saya tinggal bersama Ibu semenjak Ayah saya meninggal pada tahun 2012. Sekarang ibu saya bekerja sebagai petani dan seorang ibu rumah tangga dengan penghasilan kurang dari Rp2.000.000,- perbulan.

Saya berasal dari Kabupaten Boyolali, tepatnya di Desa Jurug, Kecamatan Mojosongo, dan saat ini saya menetap di Timoho, Yogyakarta, tempat di mana saya menimba ilmu di bangku kuliah pada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Riwayat pendidikan saya dimulai dari RA Husnul Khatimah pada tahun 2010 dilanjutkan ke Madrasah Ibtidaiyah (MI) Jurug pada tahun 2011-2017 dan dilanjutkan ke SMP Terpadu At-Taubat Mojosongo.

Selain sebagai seorang siswa saya juga sebagai santri di Pondok Pesantren At-Taubat yaitu 2017-2020 dan setelah lulus, saya melanjutkan kembali di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Boyolali, pada saat itu juga saya sebagai seorang santri di Pondok Pesantren Al-Zaitun Boyolali dari tahun 2020-2023.

Sekarang saya menempuh bangku perkuliahan di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga dengan mengambil jurusan S1 Teknik Informatika. Pada saat ini juga saya masih menimba ilmu agama di Pondok Pesantren Wahid Hasyim Sleman, Yogyakarta.

Pengalaman organisasi yang saya ikuti bermula dari pengurus MPK pada MP Terpadu At-Taubat Mojosongo. Setelah menginjak MAN, organisasi yang saya ikuti yaitu Pramuka dan menjabat sebagai Pemangku Adat atau yang bertanggung jawab akan jalannya organisasi selain Pradana.

Selain aktif di Pramuka, saya juga menjabat sebagai sekretaris umum di pengurus OSIS. Tidak hanya di sekolah, saya juga aktif di organisasi yang ada di Pondok Pesantren Al-Zaitun Boyolali yaitu sebagai pengurus santri. Dari pengalaman organisasi tersebut pembelajaran tanggung jawab sangat dirasakan sebagai bekal di masa depan.

Selain pengalaman berorganisasi, saya juga pernah mengikuti perlombaan yang diadakan oleh LPP Tridharma Boyolali yaitu Lomba desain poster sekabupaten Boyolali tahun 2021 dan alhamdulillah saya mendapatkan peringkat pertama.

Tahun ini adalah tahun kedua saya sebagai mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, tepatnya duduk di semester 3. Alasan saya memilih jurusan Teknik Informatika karena prospek lulusan Teknik Informatika sangatlah luas dan bisa masuk dalam Organisasi/Instansi manapun baik itu swasta maupun pemerintahan. Tidak hanya itu, lulusan sarjana komputer juga dapat mengamalkan ilmunya pada dunia wirausaha.

Adanya beasiswa merupakan kesempatan bagi saya untuk dapat membantu meringankan beban orang tua saya dalam segi biaya. Selain itu, beasiswa juga bisa sebagai penambah motivasi untuk bisa memberikan kontribusi karena beasiswa diberikan bukan untuk mahasiswa yang membutuhkan atau menginginkan beasiswa, tetapi untuk mereka yang pantas mendapatkan beasiswa.

Dilihat dari segi keaktifan sebagai mahasiswa dan nilai IPK 2 semester 3,50 dapat menjadi bukti bahwa saya mahasiswa aktif dan pantas untuk mendapatkan beasiswa ini. Meski begitu, saya tidak berpuas diri dengan nilai ini dan akan terus berusaha untuk dapat meningkatkan prestasi ke depannya. Demikian essay ini saya tulis dengan sebenarnya.

Terimakasih.

Baca Juga: Contoh Essay Beasiswa Lengkap dengan Cara Membuatnya yang Benar

Itulah contoh essay beasiswa BAZNAS 2023. Semoga dengan contoh di atas, para mahasiswa bisa mendapatkan beasiswa yang diinginkan.

(ARD)