Konten dari Pengguna

Contoh Infaq dan Shodaqoh untuk Diamalkan Sehari-hari

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Infaq dan Shodaqoh dengan menyisihkan harta. Foto: dok. https://unsplash.com/
zoom-in-whitePerbesar
Infaq dan Shodaqoh dengan menyisihkan harta. Foto: dok. https://unsplash.com/

Dalam Islam kita mengenal amalan infaq dan shodaqoh sebagai amalan yang banyak dianjurkan oleh Nabi. Hal ini karena infaq dan shodaqoh merupakan amalan yang cukup mudah dikerjakan bagi tiap Muslim. Berikut ini adalah contoh infaq dan shodaqoh yang dapat Anda amalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Amalan Infaq dan Shodaqoh yang Mudah Diamalkan

Infaq dan shodaqoh merupakan amal sholih yang bernilai pahala. Kedua amalan ini sekilas terlihat sama, namun rupanya memiliki perbedaan. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari bentuk pemberiannya. Dalam buku berjudul 50 Kisah Menakjubkan yang disusun oleh Tim Darul Fikri (2010:60) menyebutkan bahwa pengertian shodaqoh adalah berbagi kebaikan kepada diri sendiri atau kepada orang lain. Shodaqoh mencakup seluruh kebaikan, berupa perkataan atau perbuatan baik. Hal ini sesuai dengan yang dipaparkan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim berikut ini:

عَنْ جَابِرٍ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – – كُلُّ مَعْرُوفٍ صَدَقَةٌ – أَخْرَجَهُ اَلْبُخَارِيُّ

Artinya: Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap kebaikan adalah sedekah.” (HR. Bukhari, no. 6021 dan Muslim, no. 1005)

Dari penjelasan tersebut dapat kita ketahui bahwa contoh shodaqoh yang dapat kita tunaikan cukup beragam dan tak melulu berupa harta atau uang. Kita dapat memberikan shodaqoh berupa pertolongan bantuan kepada sesama, atau bahkan memberikan makanan yang kita miliki kepada saudara kita juga dapat terhitung sebagai sedekah.

Berbagi kebaikan pada sesama merupakan bentuk shodaqoh. Foto: dok. https://unsplash.com/

Berbeda dengan shodaqoh yang dapat diwujudkan dengan berbagai macam cara, infaq dapat dilakukan dengan menyisihkan sebagian harta kita untuk kepentingan yang disyariatkan dalam Islam. Hal ini juga dijelaskan dalam buku Ekonomi Islam SMK/MAK Kelas XII yang disusun oleh Tantri Agustiana, S.Pd (2019:73) yang menyebutkan bahwa infaq adalah mengeluarkan sebagian dari harta atau pendapatan yang kita miliki untuk suatu kepentingan yang diperintahkan ajaran Islam. Perintah Infaq ini disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim berikut ini:

أنفقي أَوِ انْفَحِي ، أَوْ انْضَحِي ، وَلاَ تُحصي فَيُحْصِي اللهُ عَلَيْكِ ، وَلاَ تُوعي فَيُوعي اللهُ عَلَيْكِ

Artinya: “Infaqkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau mensedekahkan). Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan barokah rizki tersebut. Janganlah menghalangi anugerah Allah untukmu. Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu.” (HR. Bukhari no. 1433 dan Muslim no. 1029)

Dalam hadist di atas disebutkan bahwa kita diperintahkan untuk menunaikan infaq dengan menyisihkan sebagian harta yang kita miliki. Contoh amalan infaq yang dapat kita lakukan cukup banyak, mulai dari infaq untuk membantu biaya pembangunan Masjid atau infaq melalui kotak amal di Masjid.

Sederet contoh infaq dan shodaqoh yang dipaparkan dalam ulasan ini dapat menjadi referensi bagi Anda untuk menunaikan infaq dan shodaqoh sebagai amalan untuk menambah pahala Anda. Semoga kita dapat terus menunaikan infaq dan shodaqoh sehingga dapat meraih derajat surga yang mulia di akhirat nanti. (DAP)