Contoh Irregular Verb beserta Bentuk Verb 2 dan 3

Penulis kumparan
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Irregular verb 1, 2, 3 merupakan salah satu materi dalam pelajaran Bahasa Inggris yang biasa diajarkan di sekolah. Bahasa Inggris sendiri merupakan bahasa dengan penutur terbanyak di dunia.
Bahkan, bahasa Inggris dinobatkan sebagai bahasa internasional dan salah satu bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Oleh sebab itu, sangat penting untuk mempelajarinya agar dapat memahami dan menggunakan bahasa Inggris dengan baik dan benar.
Meskipun sama-sama merupakan bahasa yang dipakai oleh masyarakat, bahasa Inggris mempunyai beberapa hal yang membedakannya dengan bahasa Indonesia.
Salah satu contoh dari beberapa hal tersebut adalah irregular verb. Apa itu irregular verb? Berikut pengertian beserta contohnya yang bisa dipahami.
Apa yang Dimaksud Irregular Verb?
Dikutip dari Ekspres Belajar Inggris Hanya 6 hari oleh Panca Prastowo (2017: 58), irregular verb atau kata kerja tidak beraturan adalah kata kerja yang mengalami perubahan bentuk ketika kata kerja tersebut digunakan dalam kalimat berpola past tense dan perfect tense.
Tidak ada rumus pasti untuk membentuk irregular verb ini. Meski begitu, dalam kamus-kamus bahasa Inggris biasanya daftar irregular verb ini sudah turut dilampirkan.
Bagi yang ingin belajar bahasa Inggris, Anda harus mencoba menghafalkan irregular verb, setidaknya kata kerja yang paling umum. Berikut beberapa contoh irregular verb yang umum digunakan dalam kalimat:
Bite (verb 1) - Bit (verb 2) - Bitten (verb 3) = menggigit
Blow (verb 1) - Blew (verb 2) - Blown (verb 3) = meniup
Eat (verb 1) - Ate (verb 2) - Eaten (verb 3) = makan
Apa Perbedaan Irregular Verb dan Regular Verb?
Berdasarkan bentuk katanya, verb atau kata kerja dalam bahasa Inggris dibagi menjadi dua macam, yaitu regular verb (kata kerja beraturan) dan irregular verb (kata kerja tidak beraturan).
Regular verb adalah kata kerja yang dapat berubah-ubah sesuai dengan bentuk tense dan perubahan bentuk kata kerja itu secara teratur. Artinya, kata kerja bentuk ke-2 dan ke-3 atau verb 2 dan verb 3 memiliki kesamaan bentuk. Contohnya:
Talk (verb 1) - Talked (verb 2) - Talked (verb 3) = berbicara
Work (verb 1) - Worked (verb 2) - Worked (verb 3) = bekerja
Sementara itu, irregular verb adalah kata kerja yang mempunyai fungsi sama dengan regular verb, tetapi perubahan bentuk kata kerja ini tidak beraturan. Contohnya:
Go (verb 1) - Went (verb 2) - Gone (verb 3) = pergi
Get (verb 1) - Got (verb 2) - Gotten (verb 3) = mendapat
Berdasarkan penjelasan di atas, perbedaan antara irregular verb dan regular verb terletak pada pola perubahan bentuk kata kerja saat diubah menjadi bentuk waktu lampau (simple past atau verb 2) dan bentuk participle (past participle atau verb 3).
Bagaimana Sejarah Irregular Verb?
Irregular verb merupakan kata kerja tertua dalam sejarah bahasa Inggris. Menurut Bernard O'Dwyer, seorang penulis buku mengenai grammar seperti yang dikutip dari laman ThoughtCo, irregular verb telah ada sejak periode Inggris Kuno.
Pada masa itu, masyarakat memisahkan kata kerja ke dalam dua kelompok utama, yaitu "strong verbs" (kata kerja kuat) dan "weak verbs" (kata kerja lemah). Pembagian ini didasarkan pada pola perubahan kata kerja saat diubah menjadi bentuk past tense dan past participle.
Untuk strong verbs, perubahan bentuk terjadi melalui ablaut atau perubahan vokal dalam sebuah kata dalam ilmu linguistik. Contohnya adalah perubahan vokal dalam kata "sing" menjadi "sang" (past tense) dan "sung" (past participle).
Seiring dengan perkembangan bahasa Inggris, beberapa irregular verbs tetap bertahan dan digunakan secara luas dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, beberapa strong verbs lainnya telah mengalami perubahan dan menjadi regular verbs.
Apa Ciri-Ciri Irregular Verbs?
Irregular verbs memiliki karakteristik yang membedakannya dari regular verbs. Adapun ciri-ciri irregular verbs secara umum, yaitu:
Irregular verbs tidak menggunakan akhiran -ed pada bentuk waktu lampau seperti yang biasa ditemui pada regular verbs.
Mengalami perubahan bentuk yang tidak teratur seperti regular verbs. Karenanya, kata kerja irregular harus dihafal satu per satu.
Mengalami perubahan pada huruf vokal dalam kata kerja dasar ketika berubah menjadi bentuk waktu lampau atau participle. Contohnya adalah kata begin yang berubah menjadi began (verb 2) dan begun (verb 3).
Jenis-Jenis Pola Irregular Verbs
Ada dua jenis pola yang digunakan dalam irregular verbs, yaitu pola past tense (verb 2) dan past participle (verb 3). Berikut penjelasannya:
1. Past Tense (Verb 2)
Past tense adalah pola perubahan bentuk pada irregular verbs yang digunakan untuk menunjukkan kejadian atau aksi yang terjadi di masa lampau. Beberapa irregular verbs mengikuti pola tertentu dalam perubahan bentuknya.
Salah satu polanya adalah dengan mengubah huruf vokal yang ada pada bagian tengah kata kerja. Contohnya adalah kata drive (verb 1) yang berubah menjadi drove (verb 2).
Selain itu, ada pula pola lain yang mengubah susunan huruf vokal pada kata kerja dasar dan menambahkan akhiran yang baru. Contohnya adalah kata eat (verb 1) yang berubah menjadi ate (verb 2).
2. Past Participles (Verb 3)
Past participles adalah pola perubahan bentuk pada irregular verbs yang digunakan dalam kalimat-kalimat yang membutuhkan verb 3, seperti perfect tenses atau passive voice.
Beberapa irregular verbs mengharuskan perubahan pada susunan huruf vokal pada kata kerja dasar dan penambahan akhiran yang baru. Contohnya adalah kata speak (verb 1) yang berubah menjadi spoken (verb 3).
Baca Juga: Daftar Kata Kerja Bahasa Inggris V1, V2, V3, Ving dan Artinya
Contoh Irregular Verb
Mengutip buku Advanced English Grammar for TOEFL Preparation karya Hotben D., irregular verbs adalah kata kerja tidak beraturan. Kata kerja ini membentuk past tense dengan mengubah huruf hidup bentuk present tense tanpa menambah “ed”, “d”, atau “t”.
Irregular verb juga sering disebut sebagai strong verb. Berikut adalah beberapa contoh irregular verb beserta bentuk verb 1, verb 2, verb 3, dan artinya:
Become – Became – Become = Menjadi
Begin – Began – Begun = Mulai
Bite – Bit – Bitten = Menggigit
Blow – Blew – Blown = Meniup
Build – Built – Built = Membangun
Burn – Burnt – Burnt = Membakar
Buy – Bought – Bought = Membeli
Throw – Threw – Thrown = Melempar
Wake – Woke – Woken = Bangun
Tell – Told – Told = Menceritakan
Take – Took – Taken = Mengambil
Sting – Stung – Stung = Menyengat
Sweep – Swept – Swept = Menyapu
Swim – Swam – Swum = Berenang
Spend – Spent – Spent = Menghabiskan
Smell – Smelt – Smelt = Berbau
Tear – Tore – Torn = Merobek
Catch – Caught – Caught = Menangkap
Come – Came – Come = Datang
Cost – Cost – Cost = Berharga
Creep – Crept – Crept = Merayap
Cut – Cut – Cut = Memotong
Send – Sent – Sent = Mengirim
Set – Set – Set = Terbenam
Shake – Shook – Shaken = Menggoyangkan
Shoot – Shot – Shot = Menembak
Sing – Sang – Sung = Bernyanyi
Sink – Sank – Sunk = Tenggelam
Sit – Sat – Sat = Duduk
Speed – Sped – Sped = Mempercepat
Dig – Dug – Dug = Menggali
Draw – Drew – Drawn = Menggambar
Dream – Dreamt – Dreamt = Bermimpi
Drink – Drank – Drunk = Minum
Demikian pengertian hingga contoh irregular verb beserta bentuk verb 1, 2, dan 3. Semoga dapat menambah wawasan Anda.
(LOV & SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan irregular verb?

Apa yang dimaksud dengan irregular verb?
Irregular verb atau kata kerja tidak beraturan adalah kata kerja yang mengalami perubahan bentuk ketika kata kerja tersebut digunakan dalam kalimat berpola past tense dan perfect tense.
Apa ciri-ciri irregular verbs?

Apa ciri-ciri irregular verbs?
Irregular verbs tidak menggunakan akhiran -ed pada bentuk waktu lampau seperti yang biasa ditemui pada regular verbs.
Apa yang dimaksud dengan regular verb?

Apa yang dimaksud dengan regular verb?
Regular verb adalah kata kerja yang dapat berubah-ubah sesuai dengan bentuk tense dan perubahan bentuk kata kerja itu secara teratur.
