Konten dari Pengguna

Contoh Khutbah Jumat tentang Hikmah Isra Miraj Penuh dengan Makna

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 5 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Khutbah Jumat tentang Hikmah Isra Miraj. Sumber: Unsplash/Haythem Gataa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Khutbah Jumat tentang Hikmah Isra Miraj. Sumber: Unsplash/Haythem Gataa

Contoh khutbah Jumat tentang hikmah Isra Miraj dapat digunakan sebagai referensi oleh khatib. Isra Mikraj jatuh pada Senin, 27 Januari 2025. Oleh sebab itu, khatib bisa membawakan khotbah bertema Isra Mikraj.

Isra Mikraj merupakan perjalanan Nabi Muhammad saw. dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa, langsung ke Sidratulmuntaha. Saat itu, Rasulullah saw. menerima perintah salat lima waktu dari Allah Swt.

Contoh Khutbah Jumat tentang Hikmah Isra Miraj

Ilustrasi untuk Khutbah Jumat tentang Hikmah Isra Miraj. Sumber: Unsplash/SR

Mengutip dari Fikih untuk Kelas VII MTs, Hasbiyallah (2008:65), salat Jumat sah dilaksanakan apabila didahului dengan dua khotbah. Para jemaah salat Jumat wajib mendengarkan khotbah.

Ada banyak tema khotbah yang bisa dibawakan oleh khatib, salah satunya adalah tentang Isra Mikraj. Berikut adalah contoh khutbah Jumat tentang hikmah Isra Miraj yang penuh dengan makna.

الْحَمْدُ لله الَّذِي هَدَانَا لِلْإِسْلَامِ وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا الله . الحَمْدُ لله الذى وقع الرجب شهرا للمعراج، وأوجب فيه الصلاة للمسلمين كالسراج, أَشْهَدُ أَنْ لَا إِله إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وصَلَّى الله عَلَيْهِ وَعَلَى أَله وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيرًا يَا أَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا الله حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ يَاأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا أَمَّا بَعْدُ: فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ الله وَخَيْرَ الهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صلى الله عليه و سلم وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ ، وَكُلَّ ضَلَالَةٍ فِي النَّارِ. أَيُّهَا الْمُسْلِمُونَ أَوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بتقو الله وقد فاز المتقون

Bismillahirrahmanirrahim,

Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah Swt., Tuhan semesta alam. Kita bersyukur atas nikmat dan rahmat-Nya yang tiada terhingga. Selawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad saw., keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Hadirin jemaah yang dirahmati oleh Allah Swt., pada kesempatan yang berbahagia ini, kita berkumpul untuk melaksanakan salat Jumat dan memperingati peristiwa agung dalam sejarah Islam, yaitu Isra Mikraj Nabi Muhammad Saw. Peristiwa ini terjadi pada malam 27 Rajab, yang menjadi bukti kebesaran Allah Swt.

Pada saat itu, Rasulullah saw. melakukan dua perjalanan luar biasa, yakni Isra dan Mikraj. Isra merupakan perjalanan dari Masjidilharam di Makkah menuju Masjidilaqsa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw. Sedangkan, Mikraj adalah perjalanan Rasulullah saw. dari Masjidilaqsa menuju ke langit ketujuh untuk bertemu dengan Allah Swt. di Sidratulmuntaha dan menerima perintah untuk menjalankan salat lima waktu.

Perintah salat ini adalah salah satu ibadah utama yang menghubungkan kita dengan Allah Swt., yaitu sebuah kewajiban yang sangat besar bagi umat Islam. Dalam kisah Nabi Muhammad saw. menerima perintah salat lima waktu, beliau bertemu dengan Nabi Ibrahim as. yang sedang bersandar di Baitul Ma'mur.

Bersama Nabi Ibrahim as., Nabi Muhammad saw. melanjutkan perjalanan ke Sidratulmuntaha, tempat di mana Allah Swt. memerintahkan beliau untuk melaksanakan salat sebanyak 50 kali sehari dalam semalam.

Setelah menerima perintah tersebut, Rasulullah saw. turun dan bertemu kembali dengan Nabi Musa as., yang kemudian bertanya tentang apa yang diwajibkan oleh Allah Swt. atas umatnya. Ketika Rasulullah saw. menjawab bahwa Allah Swt. mewajibkan 50 salat, Nabi Musa as. menyarankan agar beliau kembali kepada Allah untuk meminta keringanan, karena umat Nabi Muhammad saw. dianggap tidak akan mampu melaksanakannya, seperti pengalaman Nabi Musa dengan Bani Israil.

Rasulullah saw. kembali menghadap Allah Swt. setelah mendengar saran dari Nabi Musa as. Akhirnya, jumlah salat tersebut dikurangi menjadi lima waktu. Setelah itu, Rasulullah saw. kembali bertemu Nabi Musa as. yang kembali menyarankan agar beliau meminta keringanan lebih lanjut.

Namun, Rasulullah saw. dengan penuh tawadhu' menjawab bahwa beliau sudah merasa malu untuk meminta lagi kepada Allah Swt. Akhirnya, ketetapan salat lima waktu ini berlaku dan setiap pelaksanaan salat tersebut dihitung pahalanya sepuluh kali lipat, sehingga tetap setara dengan 50 salat. Hal ini menjadi aturan yang tetap hingga hari kiamat, sebagai ibadah yang wajib bagi umat Islam.

Untuk memperingati Isra Mikraj pada bulan Rajab, Rasulullah saw. mengucapkan doa yang diriwayatkan oleh Anas Ibn Malik dalam Musnad Ahmad. Berikut doanya:

أَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَ شَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Artinya: “Ya Allah, semoga Engkau memberkahi kami pada bulan Rajab dan Syakban, semoga Engkau pertemukan kami dengan bulan Ramadan.”

Hadirin yang dirahmati Allah, melalui peristiwa Isra Mikraj ini, kita diingatkan betapa pentingnya salat dalam kehidupan kita. Salat bukan hanya sekedar ritual, tetapi juga merupakan bentuk komunikasi manusia dengan Allah Swt., sebagai hamba yang senantiasa membutuhkan petunjuk dan kasih sayang-Nya. Allah Swt. mengingatkan kita melalui peristiwa ini, bahwa hanya dengan salat kita dapat memperkuat hubungan dengan-Nya, memohon ampunan, dan mendapatkan keberkahan dalam hidup.

Marilah kita tutup khotbah ini dengan doa. Semoga Allah Swt. selalu memberkahi kehidupan kita, memberikan petunjuk-Nya, dan menjadikan kita umat yang selalu taat kepada-Nya. Semoga Isra Mikraj ini dapat menguatkan iman kita dan menjadi sumber inspirasi dalam kehidupan sehari-hari. Aamiin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Baca juga: Syarat Shalat Jumat yang Hanya Diwajibkan untuk Laki-Laki

Ada contoh khutbah Jumat tentang hikmah Isra Miraj untuk referensi. Semoga bermanfaat. (KRIS)