Konten dari Pengguna

Contoh Kultum Ramadhan Singkat sebagai Referensi Penceramah

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Kultum Ramadhan, Foto Unsplash Raka Dwi Wicaksana
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Kultum Ramadhan, Foto Unsplash Raka Dwi Wicaksana

Ketika Ramadhan tiba, banyak orang yang menyelenggarakan kegiatan kultum sebagai sarana belajar agama. Biasanya, kultum akan diadakan sesudah sholat subuh atau menjelang waktu berbuka. Nah untuk Anda yang juga ingin memberikan kultum, berikut contoh kultum Ramadhan sebagai referensi.

Contoh Kultum Ramadhan

Apa sebenarnya kultum itu? Berdasarkan buku Mentoring Agama Islam oleh Firmansyah (2022:109), kultum ialah singkatan dari “Kuliah Tujuh Menit”. Istilah ini lazim dipakai untuk kegiatan ceramah yang disampaikan secara singkat namun bermakna.

Nah, supaya Anda memahami seperti apa kultum itu, berikut contoh kultum Ramadhan singkat yang bisa juga Anda jadikan referensi saat berceramah.

Ilustrasi Contoh Kultum Ramadhan, Foto Pexels Pavlo Luchkovski

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Para hadirin sekalian, kita tahu bahwa di bulan Ramadhan ini kita diwajibkan untuk berpuasa. Puasa ini pun membawa berbagai manfaat baik secara rohani maupun fisik, dunia maupun akhirat. Oleh sebab itu, sudah sewajarnya kita berbahagia di bulan Ramadhan ini dan berusaha untuk menjalankan ibadah sebaik mungkin.

Namun, tahukah Anda bahwa arti nama bulan Ramadhan itu adalah “panas yang membakar” dalam bahasa Arab? Hal ini disebabkan dulu menurut penanggalan syamsiah, bulan Ramadhan selalu bertepatan dengan musim panas di sana. Meskipun demikian, kita masih bisa memaknai bulan Ramadhan sebagai bulan yang “membakar” dosa-dosa kita.

Memang kita melatih diri untuk menahan hawa nafsu di bulan yang suci ini sekaligus untuk “membakar” dosa-dosa kita. Akan tetapi, hal ini sedikit berbeda ketika waktu berbuka telah tiba. Kita terbiasa untuk makan banyak hidangan seakan hal tersebut menjadi “pembalasan” setelah berpuasa sehari penuh.

Pernahkah Anda berpikir bahwa hal tersebut kurang tepat untuk dilakukan saat puasa? Oleh sebab itu, sebaiknya kita lebih memfokuskan diri sendiri untuk menambah ibadah dan sedekah kita di bulan Ramadhan, bukan untuk menambah hidangan kita saat berbuka.

Berbahagia di bulan Ramadhan memanglah hal yang baik. Akan tetapi, hal tersebut akan menjadi kurang baik jika diikuti dengan bermewah-mewahan. Ingatlah selalu tujuan kita berpuasa di bulan Ramadhan ini dan kondisi saudara-saudara di sekitar kita.

Demikian yang bisa saya sampaikan. Mohon maaf bila ada salah kata. Semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Baca juga: Contoh Teks Ceramah Ramadhan Singkat dan Lucu Tentang Iman

Demikian contoh kultum Ramadhan 2023. Semoga bisa membantu Anda dalam memberikan ceramah singkat. (LOV