Konten dari Pengguna

Contoh Modul Ajar Deep Learning PAUD sebagai Panduan Guru dalam Mengajar

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Modul Ajar Deep Learning PAUD. Sumber: Unsplash/Enkuu Smile
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Modul Ajar Deep Learning PAUD. Sumber: Unsplash/Enkuu Smile

Ada banyak hal yang harus dipersiapkan oleh guru sebelum mengajar, salah satunya modul ajar. Modul ajar sangat diperlukan sebagai acuan kegiatan belajar mengajar. Guru bisa menggunakan contoh Modul Ajar Deep Learning PAUD sebagai referensi.

Contoh modul ajar ini hanya sebagai acuan saja. Guru bisa menyesuaikan modul ajar dengan karakteristik peserta didik dan lingkungan sekolah.

Contoh Modul Ajar Deep Learning PAUD

Ilustrasi untuk Modul Ajar Deep Learning PAUD. Sumber: Unsplash/CDC

Mengutip dari Pendekatan Pembelajaran Deep Learning di Sekolah Dasar (Teori dan Aplikasi), Ramadan, dkk (2025:1), deep learning dalam konteks pendidikan mengacu pada pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam, keterhubungan antara konsep, serta penerapan pengetahuan pada situasi nyata.

Untuk mempermudah guru dalam mempersiapkan bahan pembelajaran, berikut ini contoh Modul Ajar Deep Learning PAUD.

1. Identifikasi Peserta Didik

Peserta didik mempunyai pengetahuan dan pengalaman tentang tumbuhan, perlu memiliki kesadaran perannya terhadap kelestarian tanaman, dan menunjukkan minat tinggi dalam kegiatan berbasis proyek.

2. Identifikasi Muatan Pelajaran

Pembelajaran mengenai tumbuhan di PAUD akan mengenalkan peserta didik pada konsep dasar kehidupan tumbuhan dan proses pertumbuhannya. Materi ini disampaikan melalui pengalaman langsung dan eksplorasi sederhana yang sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini.

3. Capaian Pembelajaran

  • Nilai agama dan budi pekerti: peserta didik menghargai alam dengan cara merawatnya dan menunjukkan rasa sayang terhadap makhluk hidup ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

  • Jati diri: peserta didik menggunakan fungsi gerak (motorik halus, kasar, dan taktil) untuk mengeksplorasi dan memanipulasi berbagai objek dan lingkungan sekitar sebagai bentuk pengembangan diri.

  • Dasar literasi, matematika, sains, teknologi, rekayasa, dan seni: peserta didik menunjukkan rasa ingin tahu melalui observasi, eksplorasi, dan eksperimen menggunakan lingkungan sekitar dan media sebagai sumber belajar.

4. Lintas Disiplin Ilmu

Lingkungan, sosial, seni, matematika.

5. Tema dan Topik Pembelajaran

Tema tanaman, topik tanaman hias.

6. Tujuan Pembelajaran

  • Menghargai, mengenal, dan merawat lingkungan.

  • Memanfaatkan anggota tubuh untuk mengembangkan motorik.

  • Menunjukkan kemampuan berbahasa ekspresif.

  • Memahami tekstur, ciri, ukuran, dan media tanaman.

7. Praktik Pedagogis

Pembelajaran berbasis inkuiri, kerja kelompok, eksplorasi lapangan, dan presentasi.

8. Lingkungan Pembelajaran

  • Ruang fisik: lingkungan sekitar sekolah.

  • Lingkungan virtual: virtual field trip (kunjungan kebun secara virtual)

  • Budaya belajar: kolaboratif, berpartisipasi aktif, dan rasa ingin tahu.

9. Pemanfaatan Teknologi Digital

  • Perencanaan: modul ajar berbasis teknologi

  • Pelaksanaan: sumber belajar video tentang pertumbuhan tanaman dan simulasi interaktif tentang pertumbuhan tanaman

  • Asesmen: asesmen berbasis TIK.

Baca juga: Contoh Modul Ajar PAUD Kurikulum Merdeka yang Bisa menjadi Referensi

Contoh Modul Ajar Deep Learning PAUD tersebut diberikan sebagai acuan guru dalam mempersiapkan hal sebelum mengajar. Semoga bermanfaat. (KRIS)