Contoh Muqoddimah Nikah sebagai Ucapan Sambutan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mempersatukan sepasang kekasih dalam pelaminan merupakan sunnah dan perintah Allah SWT. Sebagaimana dalam Al-Quran Surat An Nur ayat 32 yang artinya,
Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
Banyak sekali manfaat nikah dalam agama Islam, seperti menjaga kehormatan diri, menyempurnakan agama, dan mendapatkan keturunan.
Dalam melaksanakan acara pernikahan, susunan acara merupakan salah satu hal yang sangat penting. Dari sekian bagian dari susunan acara, salah satunya adalah muqoddimah.
Untuk yang bingung menentukan muqaddimah nikah sebagai ucapan sambutan. Simak contoh muqaddimah nikah pada penjelasan berikut.
Contoh Muqoddimah Nikah
Mengutip buku berjudul Kamus Populer Istilah Islam karangan Dewi Astuti (2013: 246) menjelaskan muqoddimah memiliki arti kata pengantar atau pendhuluan dalam suatu buku, ceramah, dan acara. Penggunaan dari muqoddimah sangatlah banyak, salah satunya dalam acara pernikahan.
Berikut contoh muqoddimah nikah sebagi ucapan sambutan yang mudah dipraktikan.
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wabihi nasta’inu ‘alaa umuriddunya waddiin. Wassholatu wassalamu ‘alaa asyrofil mursaliin, wa’alaa aalihi wa sohbihi ajma’iin. Amma ba’du. Puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT, Tuhan yang maha pengasih dan Maha pemilik semesta.
Allah adalah Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha memiliki, yang tak pernah pilih kasih maupun pilih sayang kepada hamba-hambanya.
Bukti dari kasih sayang-Nya, pada hari ini, kita semua dapat bertatap wajah dan bertemu pandang dalam rangkaian acara prosesi Akad Nikah antara (mempelai wanita) dengan (mempelai pria).
Hadirin yang berbahagia.
Sebentar lagi akan ada dua hati akan tejalin dalam satu janji. Janji yang akan mengubah mereka dan juga sebagai bentuk melaksanakan sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.
Janji tersebut akan diucapkan oleh dua insan yang bernama (mempelai wanita) dan (mempelai pria). (Mempelai wanita) merupakan putri dari pasangan (nama ayah dan ibu mempelai wanita). (Mempelai pria) merupakan putra dari (nama ayah dan ibu mempelai pria).
Semoga saja prosesi akad nikah hari ini berlangsung secara lancar, sehingga kedua mempelai dapat menempuh kehidupan sebagai kelurga yang sakinah, mawadah, dan wa rahmah suami istri. Aamiin Ya Rabbal Alamin.
Contoh muqaddimah nikah di atas dapat digunakan sebagai referensi dalam mempersiapkan pernikahan yang Islami. Semoga informasi di atas bermanfaat. (MZM)
