Contoh Pembinaan Sikap Disiplin Siswa di SMK

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu contoh pembinaan sikap disiplin siswa di SMK adalah menanamkan sikap rajin kepada siswa. Penanaman sikap rajin bisa dimulai dengan memberikan tugas pekerjaan rumah serta datang tepat waktu ke sekolah.
Penanaman sifat disiplin di SMK bertujuan supaya siswa menjadi pribadi yang tidak hanya tekun namun juga dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitar setelah terjun dalam masyarakat dan dunia pekerjaan.
Dalam artikel berikut ini kita akan menyimak penjelasan lebih lanjut mengenai contoh penanaman sikap disiplin kepada siswa di SMK.
Makna Pembinaan Sikap Disiplin Siswa
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring, definisi disiplin adalah ketaatan (kepatuhan) kepada peraturan (tata tertib dan sebagainya). Menurut buku Pendidikan Karakter Disiplin oleh Imam Musbikin (2021: 4), istilah disiplin berasal dari bahasa latin 'disclipina' yang merujuk pada kegiatan belajar dan mengajar sedangkan istilah bahasa Inggrisnya, discipline berarti tertib atau latihan membentuk karakter dan mental.
Beberapa alasan yang melandasi pentingnya pembinaan sikap disiplin untuk siswa di sekolah antara lain:
Dengan sikap disiplin yang ditanamkan kepada siswa, seorang siswa memiliki kesadaran untuk bertanggung jawab dalam belajar sehingga dapat menjadi siswa yang berprestasi secara akademik dan dapat memahami pelajaran dengan baik.
Dengan adanya pendidikan kedisiplinan, suasana kelas akan menjadi lebih kondusif sehingga dapat menjadi lingkungan belajar yang tenang dan tertib bagi siswa.
Dengan membiasakan diri menaati norma-norma, nilai kehidupan dan kedisiplinan, seorang anak akan menjadi inidividu yang tertib, teratur, dan dapat beradaptasi dengan lingkungan masyarakat.
Dengan menerapkan siswa disiplin, seorang siswa dapat menjadi individu yang sukses dalam belajar dan ketika bekerja.
Untuk menerapkan sikap disiplin kepada siswa, perlu ditanamkan pentingnya menaati norma-norma yang ada di sekolah. Disiplin sangat diperlukan di mana pun para siswa berada. Sikap disiplin perlu ditanamkan dan dibina untuk mencapai dan memiliki pribadi yang giat, gigih, tekun, serta disiplin.
Jenis-jenis kedisiplinan antara lain:
Disiplin Preventif: Kegiatan yang dilaksanakan untuk mendorong para siswa agar mengikuti berbagai standar dan aturan sehingga dapat ,mencegah penyelewengan dan pelanggaran aturan serta untuk mendorong sikap disiplin dalam diri siswa. Dengan cara ini siswa dapat menjaga disiplin diri mereka bukan karena suatu paksaan.
Disiplin Korektif: Kegiatan ini bertujuan untuk menangani pelanggaran terhadap aturan dan mencoba menghindari pelanggaran berikutnya. Biasanya berupa hukuman yang disebut sebagai tindakan kedisiplinan. Sasaran tindakan kedisiplinan hendaknya bersifat positif, mendidikan, dan menilai, bukan tindakan yang bersifat negatif dan menjatuhkan.
Contoh pembinaan sikap disiplin siswa di sekolah antara lain dengan menerapkan peraturan, pemberian tugas, serta penanaman sikap mau bekerja sama antar siswa di sekolah.
Itulah penjelasan mengenai contoh pembinaan sifat disiplin siswa di SMK. Semoga dapat menambah wawasan mengenai pendidikan karakter dan kedisiplinan di sekolah. (IND)
