Contoh Perbedaan Kepentingan, Antarindividu, dan Kebudayaan

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manusia tinggal berdampingan dengan manusia lainnya. Karena setiap manusia berbeda-beda, konflik tidak bisa selalu dihindari. Salah satu faktor penyebab konflik adalah perbedaan kepentingan. Apa contoh perbedaan kepentingan?
Konflik memang sulit dihindari, tetapi bukan berarti tidak bisa. Dengan memahami faktor-faktor penyebab konflik, diharapkan bisa untuk mencegah konflik terjadi.
Pengertian Konflik
Apa contoh perbedaan kepentingan? Sebelum memberikan contoh, pertama pahami dulu apa yang dimaksud dengan konflik dan apa faktor penyebabnya. Dikutip dari Sosiologi untuk SMA dan MA Kelas XI, Maryati dan Suryawati (2001:54-57), kata konflik berasal dari bahasa Latin configere yang berarti saling memukul.
Konflik diartikan sebagai dua hal atau lebih yang berseberangan, tidak selaras, serta bertentangan. Secara sosiologis, konflik adalah suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (atau kelompok) yang berusaha untuk menyingkirkan pihak lain dengan cara membuatnya tidak berdaya atau menghancurkannya. Berikut ini pengertian konflik menurut para ahli:
Soerjono Soekanto: konflik adalah suatu proses sosial individu atau kelompok yang berusaha memenuhi tujuannya dengan cara menantang pihak lawan diikuti dengan ancaman dan/atau kekerasan.
Lewis A. Coser: konflik merupakan suatu perjuangan mengenai nilai atau tuntutan atas status, kekuasaan, serta sumber daya yang langka dengan tujuan mencederai lawan.
Faktor-Faktor Penyebab Konflik dan Contoh Perbedaan Kepentingan
Masih mengutip sumber yang sama, konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa oleh individu yang terlibat dalam sebuah interaksi. Berikut ini beberapa faktor penyebab konflik:
1. Perbedaan Kepentingan
Setiap individu atau kelompok memiliki kepentingan yang berbeda dalam melihat atau mengerjakan sesuatu. Kepentingan yang dimaksud bisa dari kepentingan sosial, budaya, ekonomi, dan politik.
Contoh perbedaan kepentingan adalah dalam pemanfaatan hutan. Pecinta lingkungan memandang hutan adalah paru-paru dunia dan untuk mencegah terjadinya banjir. Oleh karena itu hutan harus dilestarikan. Berbeda dengan petani yang menebang pohon di hutan untuk dijadikan ladang atau kebun yang sudah dilakukan secara turun temurun.
Sedangkan, pengusaha melihat pohon di hutan bisa ditebang dan dijual kayunya serta lahannya dijadikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
2. Perbedaan Antarindividu
Setiap individu mempunyai perasaan dan pendirian yang berbeda-beda. Contohnya adalah ada warga yang suka lingkungannya tenang dan ada juga warga yang hobi berkaraoke dengan suara keras di lingkungan perumahan.
Baca juga: Penyebab Suatu Konflik Sosial Berkembang Menjadi Kekerasan
3. Perbedaan Kebudayaan
Kepribadian seseorang dipengaruhi oleh lingkungan ia dibesarkan, kebudayaan atau kelompoknya. Contohnya adalah anak yang dibesarkan di lingkungan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kesopanan akan terpengaruh untuk bersikap sopan saat berinteraksi dengan orang lain. (KRIS)
