Konten dari Pengguna

Contoh Peribahasa Bahasa Sunda beserta Artinya dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Peribahasa Bahasa Sunda, Foto: Pixabay/Sasint
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Peribahasa Bahasa Sunda, Foto: Pixabay/Sasint

Indonesia memiliki banyak sekali kebudayaan, salah satunya kebudayaan Sunda. Dalam kebudayaan tersebut, terdapat peribahasa berbahasa Sunda. Namun, tidak semua bisa mengerti bahasa Sunda. Artikel ini akan mengulas tentang contoh peribahasa bahasa Sunda dan artinya untuk menambah wawasanmu.

Contoh Peribahasa Sunda beserta Artinya

Menurut KBBI V dalam buku Mengenal Gaya Bahasa dan Peribahasa oleh Ami Susanti Oktavia (2017:26), peribahasa ialah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu (dalam peribahasa termasuk juga bidal, ungkapan, perumpamaan),; ungkapan atau kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku. Dengan demikian, mengetahui peribahasa Sunda beserta artinya dapat bermanfaat bagi hidup kita. Berikut contoh peribahasa bahasa Sunda beserta artinya:

1. Alak-alak Cumampaka

Peribahasa ini mempunyai maksud merasa lebih unggul hingga mengharapkan pujian dari orang lain.

2. Kudu seubeuh méméh dahar, kudu indit méméh nepi

Peribahasa ini menganjurkan agar kita selalu memikirkan sesuatu terlebih dahulu sebelum dikerjakan.

3. Teuneung ludeung tandang makalangan teu honcéwang sumoréang

Kalimat ini menyarankan untuk menjadi berani tanpa takut untuk bertanding dalam hidup.

4. Anu borok dirorojok nu titeuleum disimbeuhan

Peribahasa tersebut memiliki arti menyudutkan orang yang sedang mempunyai masalah.

5. Ngawur ka sintu nyieuhkeun hayam

Peribahasa di atas memiliki arti membiarkan yang jauh, namun yang dekat dibiarkan.

6. Anak merak kukuncungan

Kalimat tersebut memiliki arti bahwa sifat seorang anak biasanya menurun dari orang tuanya.

7. Pondok jodo panjang baraya

Kalimat di atas menyarankan kita agar tetap menjaga tali persaudaraan meskipun kita tidak berjodoh dengan seseorang.

8. Aya hate kadua leutik

Kalimat ini memiliki arti mempunyai keinginan yang tak bisa disampaikan.

9. Ati putih badan bodas

Peribahasa di atas mempunyai arti memiliki hati yang bersih dan tidak punya rasa benci terhadap apapun.

10. Indung tunggul rahayu bapa tangkal darajat

Peribahasa tersebut mengingatkan kita bahwa ibu ialah sumber kebaikan, sedangkan ayah ialah sumber kejayaan.

Ilustrasi Contoh Peribahasa Bahasa Sunda, Foto: Pexels/Pixabay

itulah 10 contoh peribahasa bahasa Sunda beserta artinya. Dari contoh peribahasa tersebut jika ingin memanfaatkan bagi diri sendiri, sangat bisa. Semoga membantu. (LOV)