Konten dari Pengguna

Contoh Peribahasa Bahasa Sunda dan Makna di Baliknya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Peribahasa Bahasa Sunda, Foto: Pexels/Karolina Grabowska
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Peribahasa Bahasa Sunda, Foto: Pexels/Karolina Grabowska

Indonesia terdiri dari atas beragam suku yang memiliki kebudayaannya masing-masing. Di antara suku tersebut ada suku Sunda yang juga memiliki kebudayaannya sendiri, salah satunya adalah peribahasa. Di bawah ini akan diberikan contoh peribahasa bahasa Sunda dan makna di baliknya untuk memperdalam wawasan kamu.

Peribahasa Bahasa Sunda dan Maknanya

Dilansir dari buku Kamus Lengkap Pribahasa dan Ungkapan oleh M. Miftah Fauzi S.Pd (2014:7), peribahasa adalah ayat atau kelompok kata yang mempunyai susunan yang tetap dan mengandung pengertian tertentu, bidal, pepatah. Seperti peribahasa lainnya sesuai definisi tersebut, peribahasa bahasa Sunda juga memiliki pengertian tertentu.

Berikut contoh peribahasa bahasa Sunda dan makna di baliknya:

1. Cai Karacak Ninggang Batu Laun Laun Jadi Dekok

Peribahasa tersebut memiliki makna bila kita sungguh-sungguh dalam bekerja, lama-kelamaan akan nampak hasilnya.

2. Adat Kakurung Ku Iga

Peribahasa itu memiliki arti bahwa jika adat kebiasaan sudah mendarah daging, maka akan sulit untuk diubah.

3. Ngeduk Cikur Kedah Mitutur, Nyokél Jahé Kedah Micarék.

Peribahasa itu memiliki makna bahwa jika kita berlaku jujur, tidak mengambil hak orang lain, tidak merugikan orang lain serta tidak korupsi, hal-hal tersebut bisa menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang baik dan bahagia.

4. Asa Aing Uyah Kidul

Peribahasa tersebut memiliki arti sombong karena merasa diri paling bisa, paling pintar, dan paling kaya.

5. Sacangreud Pageuh Sagolek Pangkek.

Peribahasa Sunda tersebut memiliki makna bahwa kita harus komitmen, konsisten, serta menepati janji.

6. Aya Nu Dianjing Cai

Peribahasa Sunda itu memiliki arti yang sama dengan ada udang di balik batu, yakni ada tujuan lain di balik sebuah perilaku.

7. Kudu Hadé Gogog Hadé Tagog

Peribahasa itu memiliki makna bahwa kita harus memiliki ucapan yang baik. Selain itu kita juga harus baik dalam penampilan dan perilakunya.

8. Banda Tatalang Raga

Peribahasa tersebut memiliki arti bahwa jika diperlukan, jangan sayang pada harta benda, sehingga kita bisa menjualnya.

Ilustrasi Peribahasa Bahasa Sunda, Foto: Pexels/Ron Lach

Dari beberapa contoh peribahasa bahasa Sunda dan makna di baliknya yang diulas di atas, kiranya bisa menambah wawasanmu dan menjadi pedoman di kehidupan.(LOV)