Konten dari Pengguna

Contoh Perilaku Patuh Hukum di Keluarga, Sekolah, Masyarakat, dan Negara

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Deskripsikan contoh-contoh perilaku yang menunjukkan kepatuhan terhadap hukum di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara, sumber unsplash/RoniDarmanto
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Deskripsikan contoh-contoh perilaku yang menunjukkan kepatuhan terhadap hukum di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara, sumber unsplash/RoniDarmanto

Deskripsikan contoh-contoh perilaku yang menunjukkan kepatuhan terhadap hukum di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara! Seperti yang diketahui, Indonesia merupakan negara hukum yang menjunjung tinggi keadilan.

Indonesia juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, sehingga segala bentuk perbuatan semena-mena ditindak secara objektif. Patuh terhadap hukum perlu diimplementasikan dalam kehidupan, baik dalam lingkup keluarga, sekolah, masyarakat, maupun negara.

Contoh Perilaku Patuh Hukum di Keluarga, Sekolah, Masyarakat, dan Negara

Deskripsikan contoh-contoh perilaku yang menunjukkan kepatuhan terhadap hukum di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara, sumber: unsplash/FajarGrinanda

Deskripsikan contoh-contoh perilaku yang menunjukkan kepatuhan terhadap hukum di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara!

Mengutip buku Peran Mahkamah Konstitusi dalam Pembubaran Partai Politik, Muhammad Akbal & Abdul Rauf (2019), setiap orang harus taat dan patuh terhadap hukum. Adapun contoh perilaku yang perlu diterapkan dalam kehidupan yakni sebagai berikut:

1. Lingkungan Keluarga

Berikut adalah contoh perilaku patuh terhadap hukum di lingkungan keluarga:

a. Menjaga Etika dan Norma

Orang tua memberikan wawasan kepada anak-anak tentang nilai moral, etika, maupun norma sosial yang berkaitan dengan hukum. Orang tua juga berperan penting dalam membimbing anak-anak untuk memahami pentingnya mematuhi aturan serta akibat dari segala tindakan yang melanggar hukum.

b. Tidak Melakukan KDRT

Setiap anggota keluarga dilarang melakukan KDRT yang dapat menyakiti sesama anggota keluarga. Jika ada anggota keluarga yang melakukan tindakan tersebut, maka korban harus segera melaporkan kepada pihak yang berwajib.

2. Lingkungan Sekolah

Berikut adalah contoh perilaku patuh terhadap hukum di lingkungan sekolah:

a. Menegakkan Kedisiplinan

Sekolah perlu menerapkan aturan-aturan untuk menerapkan kedisiplinan. Bagi yang melanggar, maka harus diberikan sanksi untuk menanamkan pentingnya patuh terhadap aturan.

b. Pendidikan Hukum

Sekolah perlu memberikan pendidikan hukum bagi setiap siswa dan mengajarkan tentang tentang hukum yang berlaku. Dengan begitu, maka lingkungan sekolah akan lebih tertib, aman, dan damai.

3. Lingkungan Masyarakat

Berikut adalah contoh perilaku patuh terhadap hukum di lingkungan masyarakat:

a. Patroli Keamanan

Patrol keamanan merupakan bentuk dari sikap patuh terhadap hukum. Kegiatan ini dilakukan secara sukarela oleh warga untuk mendukung keamanan sekitar.

b. Menjaga Kebersihan Kompleks

Menjaga kebersihan termasuk upaya patuh terhadap norma sosial. Hal ini bisa diwujudkan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan ikut kerja bakti di hari Minggu.

4. Lingkungan Negara

Berikut adalah contoh perilaku patuh terhadap hukum di lingkungan negara:

a. Ikut Pemilihan Umum

Setiap warga negara yang memenuhi syarat harus mengikuti pemilihan umum. Hal ini sebagai upaya berpartisipasi dalam pesta demokrasi dan menghindari golput.

b. Membayar Pajak

Setiap warga negara wajib membayar pajak. Upaya ini merupakan langkah yang efektif untuk mendukung pembangunan publik.

Baca juga: Pengertian Tata Hukum Indonesia Lengkap dengan Fungsinya

Itulah jawaban dari deskripsikan contoh-contoh perilaku yang menunjukkan kepatuhan terhadap hukum di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan Negara. Dengan begitu, maka kehidupan masyarakat akan terasa aman, damai, dan sejahtera karena hukum ditegakkan. (DLA)