Contoh Pidato tentang Keistimewaan Bulan Ramadhan Lengkap dengan Ayat Alquran

Penulis kumparan
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bulan suci Ramadhan akan segera tiba. Pada bulan ini, serangkaian aktivitas di Indonesia biasanya mengalami adaptasi. Misalnya, durasi pembelajaran di sekolah yang lebih singkat, tayangan di media massa yang memiliki nuansa Ramadhan, dan sebagainya.
Selain itu, untuk melengkapi kegiatan Ramadhan, sekolah atau guru juga kerap menugaskan siswa untuk membuat pidato tentang keistimewaan bulan Ramadhan. Hasil akhir dari pidato tersebut dapat berupa perlombaan pidato, penilaian naskah pidato, atau sejenisnya.
Guna melengkapi referensi dalam membuat pidato tentang bulan Ramadhan, mari simak contoh pidato di bawah ini. Pahami juga struktur pidato supaya lebih pandai dalam menulis naskah pidato.
Baca juga: Teks Kultum Singkat tentang Sedekah Ramadhan dan Keutamaannya
Kiat Membuat Pidato tentang Keistimewaan Bulan Ramadhan dan Contohnya
Arti kata pidato dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada orang banyak. Jadi, dapat dipahami bahwa pidato tentang keistimewaan bulan Ramadhan adalah mengungkapkan pikiran dalam bentuk kata-kata dengan isi tentang keistimewaan bulan Ramadhan.
Berdasarkan penjelasan tersebut, kita mendapatkan petunjuk bahwa membuat pidato tentang keistimewaan bulan Ramadhan, artinya kita perlu memahami keistimewaan dari bulan Ramadhan. Pasalnya, kita perlu membuat teks dan menjelaskannya kepada orang banyak mengenai keistimewaan bulan Ramadhan.
Selain memahami isi pembicaraan yang akan ada dalam teks pidato, kita juga perlu mengetahui struktur teks pidato. Tim Ganesha Operation (2018: 27) dalam buku yang berjudul Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX menjelaskan,
Struktur teks pidato terdiri atas bagian pembukaan, isi, dan penutup. Bagian pembukaan terdiri atas salam pembuka, sapaan, dan ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bagian isi berisi topik permasalahan. Sementara itu, bagian penutup berisi simpulan, saran atau imbauan, dan permohonan maaf.
Setelah memahami definisi dan struktur pidato. Mari kita simak contoh pidato tentang keistimewaan bulan Ramadhan 2023 yang dilengkapi dengan ayat Alquran.
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Hadirin yang dirahmati oleh Allah SWT, marilah kita mengucapkan syukur atas segala nikmat Allah SWT. Pasalnya, kita dapat berkumpul di sini dalam keadaan sehat walafiat juga karena nikmat serta kuasa Allah SWT. Selanjutnya, marilah kita panjatkan selawat serta salam kepada Nabi Muhammad saw. juga kepada para keluarganya, sahabatnya, dan para umatnya.
Saudara Muslimku yang disayangi oleh Allah SWT. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, Allah SWT menganugerahi kita untuk berjumpa lagi dengan bulan suci Ramadhan. Satu bulan yang sangat istimewa dalam satu tahun. Mengapa begitu?
Pasalnya, bulan ini memiliki banyak keistimewaan. Mengutip dari laman jabar.kemenag.go.id, keistimewaan Ramadhan itu, antara lain:
Terdapat malam seribu bulan.
Bulan diturunkannya kitab suci Alquran.
Bulan dikabulkannya doa-doa.
Setiap amal akan dilipatgandakan nilainya.
Bulan yang penuh berkah.
Keistimewaan bulan Ramadhan pun telah Allah SWT jelaskan dalam kitab suci Alquran. Allah SWT dalam Surat Al Baqarah ayat 185 berfirman,
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۗوَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗيُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ ۖوَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Syahru ramaḍānal-lażī unzila fīhil-qur'ānu hudal lin-nāsi wa bayyinātim minal-hudā wal-furqān(i), faman syahida minkumusy-syahra falyaṣumh(u) wa man kāna marīḍan au ‘alā safarin fa ‘iddatum min ayyāmin ukhar(a), yurīdullāhu bikumul-yusra wa lā yurīdu bikumul-‘usr(a), wa litukmilul-‘iddata wa litukabbirullāha ‘alā mā hadākum wa la‘allakum tasykurūn(a).
Artinya: “Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur.”
MasyaAllah Tabarakallah. Maha Benar Allah atas segala firman-Nya. Semoga Allah SWT memudahkan kita dalam mendapatkan keistimewaan bulan Ramadhan dan memudahkan setiap langkah kebaikan yang hendak kita lakukan. Aamiin Ya Rabbal Alamin.
Sekian pidato tentang keistimewaan bulan Ramadhan yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf apabila ada kekurangan dalam penyampaian. Semoga Allah memberikan hidayah, inayah, serta keberkahan kepada kita. Akhir kata, selamat menunaikan ibadah-ibadah Ramadhan.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Itulah contoh pidato yang dapat menjadi referensi. Setelah membaca definisi, struktur, dan contoh pidato. Kini, giliran kamu untuk membuat teks pidato versi kamu sendiri. Ingatlah untuk membuatnya secara mandiri dan bila perlu, mintalah bimbingan guru ngaji atau guru agama Islam supaya dapat mencantumkan ayat Alquran yang tepat, ya! (AA)
